Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semoga Tidak Hujan, KPU Bangka Barat Antisipasi TPS Rawan Banjir

📅 Minggu, 14 Jan 2024, 04:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Hujan, KPU Bangka Barat Antisipasi TPS Rawan Banjir Doc: ANTARA/ Donatus Dasapurna
Ket. Anggota KPU Kabupaten Bangka Barat Dwi Aprianto.

Mentok - Semoga tidak hujan, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melakukan antisipasi tempat pemungutan suara yang berada di lokasi rawan banjir agar pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 14 Februari 2024 berjalan dengan baik.

"Pemetaan lokasi rawan banjir sudah kami komunikasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bangka Barat dan hasilnya ada beberapa lokasi yang dinilai rawan bencana, khususnya banjir," kata Anggota KPU Kabupaten Bangka Barat Dwi Aprianto di Mentok, Sabtu.

Pemetaan lokasi TPS rawan banjir ini dilakukan sebagai antisipasi agar pada pelaksanaan pemungutan suara nanti tidak ada kendala, karena pada saat pelaksanaan pemungutan suara masih pada masa musim penghujan dan dimungkinkan terjadi bencana banjir di beberapa lokasi rawan.

"Guna mengantisipasi kemungkinan tersebut, kami telah mengarahkan panitia pemilihan kecamatan untuk melakukan identifikasi. Ini juga berdasarkan pengalaman pelaksanaan pemungutan suara pemilu sebelumnya," katanya.

Menurut dia, para petugas penyelenggara di tingkat kecamatan dan desa telah memahami karakteristik wilayah kerja masing-masing dan telah mengetahui lokasi-lokasi yang biasa terjadi banjir.

Untuk di Kecamatan Mentok, lokasi rawan banjir berada di wilayah Tanjunglaut dan Kampung Ulu dan para petugas di wilayah tersebut telah memberikan alternatif lokasi TPS yang dinilai aman.

"Untuk TPS 4 dan 5 Kampung Tanjunglaut, Kecamatan Mentok sudah kita pindahkan ke lokasi yang lebih aman dari banjir, sedangkan di Kecamatan Jebus juga ada di Desa Sungaibuluh di TPS 1," katanya.

Untuk selanjutnya, kata dia, pihak penyelenggara akan terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan BPBD Kabupaten setempat agar lokasi-lokasi yang akan didirikan TPS benar-benar aman.

BPBD Kabupaten Bangka Barat mencatat terdapat 30 lokasi yang dinilai rawan bencana pada masa awal musim penghujan.

Kepala BPBD Kabupaten Bangka Barat Achmad Nursyandi mengatakan 30 lokasi itu rawan bencana banjir pasang air laut dan angin kencang.

"Pada masa awal musim penghujan seperti saat ini 30 lokasi itu rawan bencana, apalagi jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan dalam jangka waktu lama yang disertai pasang air laut tinggi, maka akan terjadi banjir pasang. Ini yang harus kita waspadai bersama," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.