Semoga segera Surut, 600 Warga Siak Kecil Bengkalis Mengungsi Akibat Banjir
📅 Sabtu, 13 Jan 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Alfisnardo
Bengkalis - Sebanyak 600 jiwa warga Desa Sungai Linau, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Riau telah mengungsi akibat rumah yang ditempati tergenang air mencapai satumeter dan mengakibatkan akses ke daerah tersebut juga terputus.
Penjabat Kepala Desa Sungai Linau Ade Safrizal mengungkapkan banjir yang terjadi saat ini akibat curah hujan yang tinggi. Ditambah lagi air yang mengalir di sungai tidak berjalan dengan lancar mengakibatkan rumah penduduk terendam air yang mencapai ketinggian satu meter.
"Sebanyak 600 jiwa telah diungsikan ke sekolah dan madrasah yang tidak terendam banjir dan ada juga mengungsi ke rumah penduduk lainnya," kata Ade, Jumat.
Untuk bantuan saat ini kata dia sudah disalurkan dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis yakni sebanyak 200 paket sembilan bahan pokok. Ada juga dari Kepolisian Sektor Siak Kecil, perusahaan dan juga tokoh masyarakat.
"Tentu dengan bantuan sembako yang sudah disalurkan tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir," kata Ade.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu akses yang terputus saat ini yakni jalan masuk menuju desa yang tergenang air. Masyarakat yang ingin masuk ke rumah yang terendam banjir harus menggunakan sampan sebagai sarana transportasi akibat tinggi air yang menggenangi Desa Sungai Linau.
"Kami juga sudah meminta bantuan kepada Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat Bengkalis agar air yang mengalir sungai ini hendaknya dapat dilakukan pembersihan terhadap sampah-sampah yang menjadi penyebab tidak lancarnya pembuangan air ditambah curah hujan yang tinggi," ungkap Kades.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!