Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dewan Keamanan PBB Menuntut Houthi Hentikan Serangan di Laut Merah

📅 Jumat, 12 Jan 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Dewan Keamanan PBB Menuntut Houthi Hentikan Serangan di Laut Merah Doc: CHARLY TRIBALLEAU/AFP
Ket. Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield

NEW YORK - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada Rabu (10/1), meminta kelompok Houthi Yaman segera mengakhiri serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah dan memperingatkan agar tidak meningkatkan ketegangan sambil secara implisit mendukung satuan tugas pimpinan Amerika Serikat yang selama ini melindungi kapal-kapal tersebut.

Dikutip dari The Straits Times, tuntutan tersebut muncul dalam resolusi Dewan Keamanan yang juga meminta Houthi untuk melepaskan Galaxy Leader, sebuah kapal pengangkut kendaraan yang dioperasikan Jepang dan memiliki hubungan dengan seorang pengusaha Israel yang dikuasai oleh kelompok tersebut pada 19 November, beserta 25 orang awaknya.

"Sebelas anggota mendukung langkah tersebut yang menuntut Houthi segera menghentikan semua serangan, yang menghambat perdagangan global dan hak dan kebebasan navigasi serta perdamaian regional," bunyi resolusi tersebut.

Empat anggota, termasuk Russia dan Tiongkok yang memegang hak veto, abstain. Tidak ada yang memberikan suara menentang.

Ketentuan utama resolusi tersebut, yang disponsori oleh AS dan Jepang, menyatakan hak negara-negara anggota PBB, sesuai dengan hukum internasional, untuk mempertahankan kapal mereka dari serangan, termasuk serangan yang melanggar hak dan kebebasan navigasi.

Lindungi Kapal

Ketentuan tersebut merupakan dukungan implisit terhadap Operation Prosperity Guardian, satuan tugas angkatan laut multi-nasional pimpinan AS yang telah melindungi kapal-kapal komersial di Laut Merah dan Teluk Aden dari serangan rudal dan drone Houthi.

"Ancaman terhadap hak dan kebebasan navigasi di Laut Merah merupakan tantangan global yang memerlukan tanggapan global," kata Duta Besar AS, Linda Thomas-Greenfield, mendesak dewan untuk menyetujui resolusi tersebut.

Kelompok Houthi, sekutu Iran yang menguasai sebagian besar Yaman dalam perang saudara, telah bersumpah untuk menyerang kapal-kapal yang terkait dengan Israel atau menuju pelabuhan Israel untuk menunjukkan dukungan bagi kelompok Islam Hamas yang memerangi serangan Israel di Gaza. Namun, banyak dari kapal yang menjadi sasaran tidak memiliki hubungan dengan Israel.

AS menuduh Iran memberikan dukungan penting terhadap serangan Houthi, termasuk rudal canggih dan drone, yang melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB. Teheran membantah tuduhan tersebut.

Juru bicara Houthi di Yaman, Mohammed Abdul Salam, menolak resolusi PBB dan menyebutnya sebagai permainan politik dan mengatakan AS yang melanggar hukum internasional.

Dewan tersebut memberikan suara setelah menolak amendemen yang diusulkan oleh Russia yang akan menghilangkan dukungan implisit dari gugus tugas pimpinan AS dan memasukkan perang di Gaza sebagai salah satu akar penyebab serangan Houthi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

34 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.