Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Percepat  Peremajaan Sawit Rakyat, RSI Gandeng PTPN

📅 Rabu, 10 Jan 2024, 16:33 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Percepat  Peremajaan Sawit Rakyat, RSI Gandeng PTPN Doc: Istimewa.
Ket. Acara Refleksi Industri Sawit 2023 dan Tantangan Masa Depan di Jakarta, Rabu (10/1).

JAKARTA-Demi mendukung pelaksanaan dan percepatan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Rumah Sawit Indonesia (RSI) menjalin kerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara IV (PalmCo).

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Ketua Umum RSI Kacuk Sumarto dan CEO PalmCo Jatmiko K. Santosa dalam acara Refleksi Industri Sawit 2023 dan Tantangan Masa Depan di The Westin, Jakarta pada Rabu (10/1)

"Program PSR ini sangat penting karena berdampak langsung terhadap produktivitas," kata Ketua Umum RSI Kacuk Sumarto.

Karena itu, lambannya program PSR perlu dicarikan terobosan agar kendala-kendala di lapangan dapat teratasi.

Menurut Kacuk Sumarto, RSI sebagai organisasi pengusahaan kelapa sawit mengambil peran aktif untuk mendorong percepatan program PSR. Kerjasama dengan PalmCo sebagai perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di dunia dari sisi luasan lahan dinilai sangat strategis.

Beberapa hal yang perlu dibenahi dalam PSR antara lain penataan ulang peraturan-peraturan pemerintah yang mengatur PSR sampai dengan Juklak dan Juknis. "Sampai pola-pola pengamanan lapangan dengan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terkait," katanya.

Selain itu, aspek kesejahteraan petani perlu mendapatkan perhatian. Para petani sawit perlu melakukan perbaikan budidaya agar tanaman sawit menghasilkan produktivitas tinggi dan mutu buah bagus.

Pola pengusahaannya dengan industrialisasi juga harus diperbaiki, sehingga mereka memiliki pabrik pengolah buah secara bersama-sama. Dengan demikian petani tidak lagi mudah dipermainkan harga produksinya.

Direktur Eksekutif PalmOil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) Tungkot Sipayung mengatakan PSR mau tidak mau harus dijalankan untuk menjaga produktivitas sawit Indonesia di masa depan.

"Situasi global dalam satu tahun terakhir ini semakin menguatkan kenapa PSR harus dijalankan," kata Tungkat di dalam forum yang sama.

CEO PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan, pihaknya ingin petani sejajar dengan perusahaan-perusahaan seperti PTPN. "Kami tidak ingin petani sawit berada di pihak yang marjinal," katanya.

Salah satu bentuk dukungan PalmCo kepada petani adalah mendidikan tiga pabrik minyak kelapa sawit merah yang dimiliki oleh koperasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.