Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Strategi Komunikasi Publik di Era Digitalisasi

📅 Selasa, 09 Jan 2024, 23:33 WIB | Oleh:
Strategi Komunikasi Publik di Era Digitalisasi Doc: antara
Ket. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria menyebutkan ada dua langkah yang perlu dilakukan sebagai strategi komunikasi publik agar informasi yang disebarkan bisa diterima masyarakat secara tepat di tengah era digitalisasi.


"Strategi komunikasi publik di era digital perlu menekankan pada pentingnya penyebaran informasi yang terpercaya dan komunikasi publik yang responsif," kata Nezar dalam keterangan resminya yang diterima, Selasa.

Menurut Wamenkominfo pemanfaatan teknologi memungkinkan komunikasi publik dua arah yang dapat menyebarkan informasi secara cepat sekaligus mendengar kebutuhan dan keluhan masyarakat.

Maka dari itu, strategi komunikasi publik yang sebelumnya pada saat digitalisasi belum masif tidak lagi relevan.



Adapun strategi komunikasi publik yang dimaksud ialah komunikasi yang biasanya berfokus satu arah dan tujuannya hanya membangun reputasi entitas maupun lembaga.

Pihak-pihak yang mengelola komunikasi publik di tengah transformasi digital harus bisa memanfaatkan berbagai saluran komunikasi digital untuk bisa meningkatkan intensitas dari komunikasi dua arah.

Hal itu sejalan dengan temuan laporan lembaga-lembaga global. Untuk di ranah komunikasi publik Pemerintah misalnya Nezar mengemukakan hasil Survei OECD pada 2021 menunjukkan secara global penggunaan saluran komunikasi digital di lingkungan pemerintah cenderung meningkat.

"Penggunaan platform media sosial hingga mencapai 63 persen. Apalagi saat krisis akibat pandemi COVID-19, diseminasi informasi yang cepat dan mampu menjangkau masyarakat luas," katanya.

Ia kemudian mengungkapkan lebih lanjut beberapa program-program dari Pemerintah Indonesia yang membutuhkan penanganan strategi komunikasi publik di era digitalisasi seperti saat ini.

Di antaranya ialah narasi Pemilihan Umum (Pemilu) Damai 2024 dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang masih berlanjut pengerjaannya.



Untuk Pemilu Damai 2024, Pemerintah berfokus menciptakan konten-konten dengan isu pemilu yang relevan dengan masyarakat agar bisa menjaga situasi tetap kondusif dan tidak terpecah belah akibat hoaks seperti pemilu sebelumnya.

"Dengan memproduksi konten kepemiluan yang damai, mendukung literasi digital, serta ikut andil dalam mengamplifikasi narasi Pemilu Damai 2024 melalui berbagai platform digital dan media-media sosial," katanya.

Sementara itu, terkait dengan sosialisasi urgensi Ibu Kota Nusantara (IKN) masih perlu dimaksimalkan, terutama dalam meningkatkan pengetahuan publik, dan mendulang partisipasi publik dalam pengembangan IKN.

Wamenkominfo Nezar Patria meyakini komunikasi yang terbuka dapat menjadi dasar pijakan yang kokoh dalam menciptakan komunikasi publik yang efektif di era digital.

Ia juga menyebut kolaborasi dengan pemangku kepentingan lainnya seperti akademisi hingga media massa juga perlu dilakukan untuk membuat komunikasi publik semakin ampuh.

"Mari terus perkuat kolaborasi dan sinergi dalam membangun komunikasi, demi menghadirkan informasi yang akuntabel dan kredibel bagi kemajuan bangsa dan negara," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.