Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akhirnya Presiden Korsel Memveto RUU Penyelidikan terhadap Istrinya

📅 Sabtu, 06 Jan 2024, 05:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akhirnya Presiden Korsel Memveto RUU Penyelidikan terhadap Istrinya Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol.

Istanbul - Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol memveto dua rancangan undang-undang (RUU) dalam parlemen pada Jumat, termasuk satu RUU yang menyerukan penyelidikan terhadap istrinya, Kim Keon Hee, atas dugaan manipulasi saham.

Yoon menggunakan hak vetonya dengan menyetujui mosi yang meminta Majelis Nasional mengkaji ulang RUU penasihat independen yang diajukan oleh Partai Demokrat, partai oposisi utama, melalui Majelis pekan lalu, tulis Yonhapdi Seoul.

Partai Kekuatan Rakyat yang berkuasa menolak berpartisipasi dalam pemungutan suara tersebut, dan menyebut RUU itu sebagai "upaya untuk menjelekkan pemerintahan Yoon menjelang pemilihan umum pada April."

Kabinet Yoon menyetujui mosi memveto RUU tersebut sebelum presiden akhirnya memvetonya. Mereka mendesak parlemen agar mempertimbangkan kembali rancangan undang-undang tersebut.

Istri Yoon, Kim, dituduh memanipulasi harga saham Deutsch Motors antara tahun 2009 dan 2012.

Deutsch Motors adalah dealer mobil BMW di Korea Selatan.

Kim membantah tuduhan tersebut.

Partai Demokrat mengatakan bahwa dalam penyelidikan, tidak boleh ada perlindungan bagi siapa pun.

Kepala staf Yoon, Lee Kwan Sup, berkata kepada wartawan bahwa tuduhan terhadap ibu negara "sudah ada 12 tahun sebelum dia dan presiden menikah."

Pemerintahan mantan Presiden Moon Jae In telah menyelidiki tuduhan tersebut, tetapi tidak menghasilkan pemanggilan, apalagi dakwaan.

Kantor Yoon menyatakan "kesedihan yang mendalam" atas tindakan partai oposisi, dan menyebutnya sebagai "undang-undang yang jahat dan dirancang untuk keuntungan politik dalam pemilihan umum."

Korea Selatan akan menggelar pemilu legislatif pada April. Saat ini, parlemen Korea Selatan didominasi oleh partai oposisi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.