Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dompet Dhuafa Gelar Women Empowerment Bali, Dorong Perempuan Jadi Agen Perubahan

📅 Selasa, 12 Mei 2026, 11:40 WIB | Oleh:
Dompet Dhuafa Gelar Women Empowerment Bali, Dorong Perempuan Jadi Agen Perubahan Doc: Istimewa
Ket. Dompet Dhuafa menggelar program Women Empowerment Bali Edition di The Keranjang, Kuta, Bali, Sabtu (9/5), sebagai upaya memperluas peran perempuan sebagai agen perubahan di bidang ekonomi, sosial, dan kemanusiaan. Kegiatan ini dikemas dalam format mini talkshow dan dirangkaikan dengan program Belanja Bareng Yatim.

JAKARTA - Dompet Dhuafa menggelar program Women Empowerment Bali Edition di The Keranjang, Kuta, Bali, Sabtu (9/5), sebagai upaya memperluas peran perempuan sebagai agen perubahan di bidang ekonomi, sosial, dan kemanusiaan. Kegiatan ini dikemas dalam format mini talkshow dan dirangkaikan dengan program Belanja Bareng Yatim.

Acara tersebut menghadirkan tiga narasumber yakni Direktur Mobilisasi Sumber Daya Dompet Dhuafa Etika Setiawanti, pendiri The Keranjang Bali sekaligus pemilik Batik Trusmi Sally Giovanny, serta penerima manfaat Dompet Dhuafa Bali Mary Ellen Barkey. Ketiganya membagikan pengalaman terkait pemberdayaan perempuan dan penguatan kemandirian ekonomi berbasis nilai sosial.

Sally mengatakan pelaku usaha perempuan harus mampu menciptakan bisnis yang memberikan dampak sosial lebih luas bagi masyarakat. Menurut dia, kolaborasi antara pengusaha dan pelaku UMKM menjadi langkah penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat dari level kecil.

"Sebagai pengusaha perempuan, saya percaya bisnis harus berdampak. Kami buka ruang bagi komunitas untuk berjejaring, belajar, sekaligus berbagi dengan adik-adik yatim. Semoga ini jadi gerakan yang menular," kata Sally.

Ia menjelaskan The Keranjang Bali berkomitmen membantu perempuan pelaku UMKM mengembangkan produk rumahan agar memiliki daya saing lebih kuat di pasar. Sally juga membagikan pengalaman membangun bisnis di tengah tantangan pandemi dengan terus berinovasi agar usaha tetap bertahan.

"Mental yang kuat adalah kunci. Bisnis memang tidak mudah, tapi berjuang dan berinovasi adalah hal yang harus dilakukan agar bisa bertahan," ujarnya.

Mary Ellen Barkey turut membagikan kisahnya dalam mengembangkan usaha peternakan ayam sebagai penerima manfaat program pemberdayaan Dompet Dhuafa. Ia menilai inovasi menjadi faktor penting agar usaha kecil dapat berkembang secara berkelanjutan.

"Kami mulai dengan usaha kecil, tetapi kami selalu memastikan untuk membuat ayam kami bahagia. Tidak ada usaha yang mudah, tetapi yang penting adalah berinovasi dan tidak takut mencoba hal baru," kata Mary.

Sementara itu, Etika Setiawanti mengatakan kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi antara perempuan, komunitas, dan pelaku usaha. Menurut dia, Dompet Dhuafa selama ini konsisten menjalankan berbagai program pemberdayaan perempuan di sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga sosial kemasyarakatan.

"Dompet Dhuafa sebagai lembaga filantropi konsen pada pemberdayaan perempuan di berbagai aspek. Kami menginisiasi beragam program pemberdayaan yang menggerakkan sosial ekonomi masyarakat," ujar Etika.

Ia menambahkan sekitar 65 persen penggerak utama UMKM di Indonesia merupakan perempuan. Karena itu, penguatan kapasitas perempuan dinilai penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi keluarga maupun masyarakat.

Selain sesi diskusi, peserta juga mengikuti kegiatan Belanja Bareng Yatim di The Keranjang Bali bersama anak-anak yatim binaan Dompet Dhuafa. Hasil penjualan dari kegiatan tersebut akan disalurkan untuk program pendidikan yatim.

Pada kesempatan yang sama, Dompet Dhuafa juga memberikan santunan kepada 20 anak yatim sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan dan kesejahteraan mereka. Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas kontribusi perempuan dalam pembangunan sosial dan ekonomi berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
Waketum Dharma Pertiwi Buka...
Daerah
Tingkatkan Ketahanan Pangan...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.