Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Khofifah Apresiasi Capaian Peningkatan Kemandirian Pangan

📅 Jumat, 05 Jan 2024, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Khofifah Apresiasi Capaian  Peningkatan Kemandirian Pangan Doc: antara

Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, mengapresiasi capaian peningkatan kemandirian pangan, setelah produksi perikanan tangkap asal provinsi setempat dinyatakan tertinggi se-Indonesia.

"Total produksi perikanan tangkap di Jatim tahun 2023 mencapai 590.685,8 ton, tertinggi secara nasional melebihi wilayah-wilayah di Indonesia timur seperti Maluku yang tercatat 587.988 ton dan Sulawesi Tengah 568.393,4 ton," katanya, mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), melalui keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Kamis (4/1).

Khofifah memaparkan terdapat dua komoditas unggulan perikanan tangkap di Jatim, yakni tongkol dengan hasil produksi mencapai 65.532,3 ton dan lemuru dengan hasil produksi 79.952,3 ton.

Selain itu terdapat tiga jenis komoditas unggulan perikanan budidaya di Jatim. Masing-masing adalah rumput laut dengan capaian produksi sebesar 733.368,1 ton, bandeng 162.788,1 ton dan lele 157.770,7 ton.

"Produksi perikanan tangkap dan budidaya ini tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan di dalam provinsi saja, melainkan juga berhasil menembus pasar luar negeri," ujar Khofifah.

Jatim menduduki peringkat 1 hasil ekspor perikanan per provinsi periode Januari hingga Desember 2023 dengan capaian sebesar 362.294 ton. Disusul DKI Jakarta sebesar 207.703 ton, Sulawesi Selatan 163.505 ton, Jawa Barat 78.342 ton dan Sumatera Utara 73.077 Ton.

Gubernur Khofifah mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan yang telah berperan aktif sehingga produksi perikanan Jatim terus mengalami kemajuan dan peningkatan. Tak terkecuali mengucapkan terima kasih ke para nelayan dan petani tambak serta Kelompok Tani Nelayan Andalan yang menjadi garda terdepan penguatan komoditas pangan sektor perikanan.

"Nelayan tidak hanya memberi kontribusi terhadap PDRB dan PDB. Bagaimana nelayan membangun kekuatan untuk bisa menyiapkan logistik dan terutama ketahanan pangan. Nelayan telah melakukan ikhtiar untuk memainkan fungsi sebagai pemersatu negeri bahari Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucap dia.

Khofifah menandaskan sektor kelautan dan perikanan menjadi faktor penting dalam mewujudkan visi Indonesia emas tahun 2045.

"Aneka produk ikan yang dihasilkan menjadi asupan pangan utama guna menyiapkan generasi unggul. Ikan untuk generasi Indonesia emas 2045," tutur dia.

Ant/And

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.