Ratu Denmark Margrethe II Umumkan Turun Takhta
📅 Senin, 01 Jan 2024, 14:16 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AFP/Getty Images/Keld Navntoft/Ritzau Scanpix
JAKARTA - Ratu Denmark Margrethe II mengumumkan pengunduran dirinya dalam pidato Tahun Baru yang disiarkan langsung di televisi.
Dikutip dari BBC, Ratu Margrethe II akan menyerahkan takhtanya kepada putaranya Putra Mahkota Frederik.
Ia baru akan mengundurkan diri secara resmi pada 14 Januari, tepat 52 tahun menjadi ratu.
Ratu berusia 83 tahun ini adalah satu-satunya ratu yang berkuasa di dunia dan raja terlama di Eropa, yang naik takhta setelah kematian ayahnya, Raja Frederik IX pada 1972.
Dia mengungkapkan, keputusan itu diambil setelah masa refleksi pasca operasi punggungnya pada awal 2023.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Operasi ini secara alami memunculkan pemikiran tentang masa depan - apakah sudah tiba waktunya untuk menyerahkan tanggung jawab kepada generasi berikutnya," katanya.
"Saya telah memutuskan sekarang adalah waktu yang tepat," tambahnya, dan mengucapkan terima kasih kepada rakyat Denmark atas dukungan mereka selama bertahun-tahun.
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen berterima kasih kepada ratu atas jasanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Atas nama seluruh penduduk, saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yang Mulia Ratu atas dedikasi seumur hidup dan upaya tak kenal lelahnya untuk Kerajaan," katanya dalam sebuah pernyataan.
"Meskipun tugas dan jabatan telah diwariskan selama lebih dari 1.000 tahun, namun masih sulit untuk memahami bahwa kini telah tiba saatnya pergantian takhta," demikian bunyi pernyataan tersebut.
"Banyak dari kita yang belum pernah mengenal raja lain. Ratu Margrethe adalah lambang Denmark dan selama bertahun-tahun telah mencurahkan kata-kata dan perasaannya ke dalam diri kita sebagai bangsa dan negara."
Berbeda dengan tradisi kerajaan Inggris, tidak akan ada upacara penobatan resmi bagi Putra Mahkota Frederik, yang berusia 55 tahun. Sebaliknya, penobatannya akan diumumkan dari Kastil Amalienborg di Kopenhagen pada hari itu.
Putra Mahkota Frederik akan menjadi Raja Denmark dan kepala negara di negara tersebut - yang merupakan monarki konstitusional - serta di Greenland dan Kepulauan Faroe.
Ratu Margrethe adalah tokoh populer di Denmark, banyak orang Denmark mengharapkannya untuk tetap bertahta sampai kematiannya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!