Sistem Pertahanan Udara Patriot AS Bertekuk Lutut di Ukraina Melawan Rudal Era Soviet
📅 Minggu, 31 Des 2023, 08:07 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPerubahan nasib terjadi setelah runtuhnya Uni Soviet, ketika sejumlah besar rudal ini jatuh kepemilikan pada Ukraina.
Namun, setelah kemerdekaan negara itu pada tahun 1991, Ukraina melepaskan persenjataan nuklir dan penerbangan strategisnya, sehingga menandai sebuah titik balik. Pada tahun 2000, sebagai bagian dari kesepakatan untuk mengimbangi utang gas, Ukraina mentransfer 386 rudal Kh-22 Burya ke Rusia.
Pada tahun 2022, Storm yang diluncurkan dari udara, dipersenjatai dengan hulu ledak konvensional, memainkan peran penting dalam invasi Rusia ke Ukraina.
Ditembakkan dari pesawat Tu-22M3 yang terbang dengan kecepatan Mach 1,5, roket berbahan bakar cair ini berakselerasi hingga Mach 3 sebelum turun menuju sasarannya, mencapai kecepatan tertinggi hampir Mach 4 selama fase terminal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sepanjang perang yang sedang berlangsung di Ukraina, laporan menunjukkan bahwa rudal-rudal ini telah digunakan untuk menargetkan infrastruktur sipil di Ukraina.
Pada 14 Januari 2023, rudal Kh-22 menghantam gedung apartemen sembilan lantai di Dnipro, yang menampung lebih dari 1.100 orang. Satu dari 18 bagian runtuh menjadi puing-puing, sedangkan sisanya mengalami kerusakan sebagian atau kerusakan parah. Peristiwa tersebut mengakibatkan hilangnya 46 nyawa secara tragis.
Kantor Kejaksaan Agung Ukraina menuduh bahwa senjata khusus ini menyebabkan banyak korban sipil karena tingkat presisi yang sangat rendah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, varian terbaru Kh-22, seperti Kh-22NA, menggunakan sistem penargetan inersia, sehingga menawarkan jangkauan tujuan yang lebih luas.
Berbeda dengan pendahulunya, Kh-22NA tidak menggunakan sistem radar dan hanya mengandalkan autopilot untuk bernavigasi menuju koordinat tertentu pada ketinggian yang ditentukan berdasarkan geometri permukaan. Kemajuan teknologi ini berupaya mengatasi kekhawatiran tentang presisi dan kerusakan tambahan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!