Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wagub DIY Pakualam X Resmikan Kampung Emas di Sleman

📅 Sabtu, 23 Des 2023, 15:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wagub DIY Pakualam X Resmikan Kampung Emas di Sleman Doc: ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda Sleman
Ket. Wakil Gubernur DIY KGPAA Pakualam X didampingi Rektor UNY Sumaryanto dan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat meresmikan "Kampung Emas" di Dusun Krapyak IX, Kalurahan Margoagung, Seyegan, Kabupaten Sleman, Sabtu (23/12/2023).

SLEMAN - Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) KGPAA Pakualam X meresmikan Kampung Emas yang merupakan program studi ilmiah rintisan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Dusun Krapyak IX, Kalurahan Margoagung, Seyegan, Kabupaten Sleman, Sabtu.

Peresmian Kampung Emas ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Pakualam X didampingi Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.

Rektor UNY Sumaryanto mengatakan, pembentukan desa wisata Kampung Emas ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kualitas masyarakat terutama dalam bidang pendidikan, seni, olahraga, dan ekonomi.

"UNY bersinergi dengan sejumlah lembaga seperti Garda Peduli Anak Panti (GPAP), Tim Penggerak PKK, Darma Wanita, DPP IKA UNY serta bersama dengan Pemda DIY dan Pemkab Sleman dalam membangun Desa Margoagung menjadi Kampung Emas yang berpusat di Dusun Krapyak IX," katanya.

Menurut dia, dibentuknya Kampung Emas ini juga menjadi komitmen UNY untuk bersama-sama mengembangkan dan memastikan keberlangsungan potensi yang ada di masyarakat pedesaan.

"Penerapan program Kampung Emas ini diimplementasikan dalam sembilan program yang dinamai program berkah, terdiri dari pendidikan berkah, seni berkah, olahraga berkah, kuliner berkah, tahu berkah, sayur buah tani berkah, mendo berkah, mino berkah dan unggas berkah," katanya.

Wakil Gubernur DIY KGPAA Pakualam X menyampaikan dukungan dan apresiasinya terhadap program yang diinisiasi UNY.

Menurut dia konsep ini relevan dengan akselerasi pembangunan desa dimana di dalamnya ada entitas kampung untuk mengejar kemajuan perkotaan.

"Program Kampung Emas ini juga selaras dengan reformasi kalurahan yang saat ini tengah dilaksanakan Pemda DIY dan kabupaten/kota se-DIY," katanya.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan bahwa program Kampung Emas ini merupakan realisasi kolaborasi dan sinergi pentahelixantara pemerintah-swasta-akademisi dan masyarakat dapat berjalan dengan baik dalam rangka menciptakan masyarakat yang maju dan sejahtera.

"Pemkab Sleman berkomitmen untuk terus meningkatkan kolaborasi dan sinergi dengan UNY serta dengan berbagai lembaga kemasyarakatan agar bisa mengoptimalkan pengembangan Kampung Emas ini," katanya.

Ia mengatakan, untuk mengoptimalkan pengembangan Kampung Emas ini Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan serta Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Sleman siap melakukan pendampingan kepada masyarakat untuk mendukung Kampung Emas ini menjadi "center point" aktivitas di Wilayah Sleman Barat.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur DIY didampingi Bupati Sleman berkesempatan meninjau secara langsung sejumlah lokasi yang menjadi pusat berbagai kegiatan masyarakat yang merupakan bagian dari program Kampung Emas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.