Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Budi Ungkap Infrastruktur Transportasi Tak Lagi Terpusat di Jawa

📅 Jumat, 22 Des 2023, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Budi Ungkap Infrastruktur  Transportasi Tak Lagi Terpusat di Jawa Doc: dephub.go.id

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi selama era kepemimpinan Presiden Joko Widodo periode 2014-2023 tidak lagi terpusat di Jawa saja.

"Kita menciptakan konektivitas, tetapi juga membuat Indonesia sentris dan tidak bicara tentang hanya Jawa saja. Ada sejumlah fasilitas yang kita bangun, mungkin tidak terlihat dari Jakarta, tetapi pembangunan penyeberangan ada 71 lokasi, itu dari timur sampai barat di tempat terpencil, di pulau-pulau itu menjadi suatu hal yang penting," kata Menhub Budi Karya Sumadi saat jumpa pers akhir tahun di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (20/12).

Menhub mengatakan bahwa dalam rangka menyediakan pelayanan dasar dan peningkatan konektivitas, kementerian perhubungan telah mengembangkan infrastruktur sektor transportasi pada empat moda utama selama rentang waktu 2014-2023. Rinciannya, pembangunan pelabuhan penyeberangan di 71 lokasi, rehabilitasi pelabuhan penyeberangan di 54 lokasi, pembangunan terminal bus tipe A di 5 lokasi serta rehabilitasi/revitalisasi terminal tipe A 140 lokasi.

Kemudian, juga dilakukan pembangunan pelabuhan baru di 18 lokasi dan rehabilitasi pelabuhan di 164 lokasi.

Untuk moda transportasi kereta api, Kemenhub telah membangun jalur kereta api sepanjang 1,683,44 kilometer. Lalu kereta cepat Jakarta-Bandung (jalur ganda) sepanjang 152,46 kilometer, LRT Jabodebek (jalur ganda) 49,21 kilometer, LRT Sumatera Selatan (jalur ganda) sepanjang 23,4 kilometer dan LRT Jakarta 5,8 kilometer.

Sedangkan, untuk peningkatan dan rehabilitasi jalur kereta api telah dilakukan pada jalur disepanjang 1.900,54 kilometer.

"Kita melakukan upaya angkutan massal perkotaan dengan LRT. Kemarin, secara intensif kita dukung MRT, masih subsidi. Tapi yang menggembirakan adalah ini semua produk dalam negeri," ucap Budi.

Pembangunan MRT, lanjutnya, tidak hanya berhenti hingga stasiun Bundaran HI saja, namun akan dilanjutkan hingga mencapai daerah timur dan barat bahkan utara dan selatan Jakarta.

Adapun untuk mendukung moda transportasi udara, Kemenhub telah membangun 25 bandara baru dan memperbaiki 38 bandara.

"Bandara baru ada 25, kebanyakan di tempat-tempat yang jauh seperti di Fakfak, di Nabire, Mandailing Natal yang mungkin banyak yang tidak mengerti di mana lokasi bandara itu, kita juga memperbaiki bandara yang ada," ucap dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

19 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

1.5 jam yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.