Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengagetkan, Mensos Sebut Penderita Kebutaan di Indonesia Cukup Tinggi

📅 Selasa, 19 Des 2023, 00:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan, Mensos Sebut Penderita Kebutaan di Indonesia Cukup Tinggi Doc: ANTARA/Devi Nindy
Ket. Pasien katarak dari kalangan lansia dan pra sejahtera usai menjalani operasi umah Sakit Katolik Marianum Halilulik, Kabupaten Belu, NTT, Senin (18/12/2023).

Jakarta - Mengagetkan, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengungkapkan Indonesia memiliki angka yang tinggi pada penderita kebutaan, sehingga dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI), pihaknya menggencarkan operasi katarak gratis di seluruh wilayah.

"Saya terus terang saat saya mendapatkan penjelasan bahwa ternyata Indonesia itu yang tertinggi kebutaannya. Maka kemudian saya sampaikan kita harus turun seluruh Indonesia," ujar Mensos Risma di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Senin.

Mensos mengatakan persiapan untuk mengadakan operasi katarak gratis dilakukan kurang dari satu bulan untuk seluruh Indonesia.

Pelaksanaan ini dibantu para dermawan, serta dokter-dokter yang mumpuni di medan dengan fasilitas kesehatan yang sederhana, seperti Ketua Himpunan Bersatu Teguh dr Andreas Sofiandi dan Mayjen TNI (Purn.) dr Daniel Tjen, Sp.S. Peralatan operasi pun turut diboyong ke Rumah Sakit Katolik Marianum Halilulik, Kabupaten Belu, NTT.

Mensos sendiri sempat meminta pertolongan dr Daniel, yang mana sempat menangani almarhum mantan Kepala BNPB Letjen TNI (Purn.) Doni Monardo ketika jatuh sakit, untuk bisa mengadakan operasi di beberapa daerah di Indonesia.

"Saya sampaikan kita harus cari tempat di tengah-tengah karena kalau terlalu jauh juga kasihan, karena rata-rata memang pasien katarak ini sudah lansia," ujar Mensos.

Mensos mengatakan operasi katarak gratis tidak diadakan serentak. Namun ia berusaha hadir di mana acara tersebut perlu mendapatkan dukungan lebih.

Usai dari NTT, ia akan menuju Pulau Buru, Ambon untuk meninjau operasi katarak di sana.

"Harapannya minimal di Indonesia ini bisa terkurangi yang akan menderita kebutaan, sehingga mereka bisa lebih produktif dan keluarganya juga tentunya bisa lebih produktif," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.