Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Minyak Lanjutkan Kenaikan, Situasi di Laut Merah Ganggu Rantai Pasokan

📅 Selasa, 19 Des 2023, 10:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Minyak Lanjutkan Kenaikan, Situasi di Laut Merah Ganggu Rantai Pasokan Doc: CNA/China Daily via REUTERS
Ket. Pemandangan udara menunjukkan sebuah kapal tanker minyak mentah di terminal minyak di lepas pulau Waidiao di Zhoushan, provinsi Zhejiang, Tiongkok 4 Januari 2023.

SINGAPURA - Harga minyak naik pada Selasa (19/12) memperpanjang kenaikan dari sesi sebelumnya, karena serangan militan Houthi terhadap kapal-kapal di Laut Merah mengganggu perdagangan maritim dan memaksa perusahaan mengubah rute kapal.

Minyak mentah berjangka Brent naik 17 sen atau 0,2 persen menjadi $78,12 per barel. Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate AS bulan depan, yang berakhir pada Selasa, naik 14 sen menjadi $72,61 per barel. Kontrak bulan kedua yang lebih aktif naik 9 sen, atau 0,1 persen, menjadi $72,91.

Kedua harga acuan tersebut naik lebih dari 1 persen pada Senin di tengah kekhawatiran mengenai pengirim barang yang mengalihkan kapalnya menjauh dari Laut Merah.

Perusahaan minyak BP untuk sementara waktu menghentikan semua transit melalui Laut Merah dan kelompok kapal tanker minyak Frontline mengatakan pada Senin, kapal-kapalnya akan menghindari perjalanan melalui jalur air tersebut, menjadi tanda bahwa krisis ini meluas hingga mencakup pengiriman energi.

Sekitar 15 persen lalu lintas pelayaran dunia transit melalui Terusan Suez, yang menghubungkan Laut Merah dengan Laut Mediterania, yang menawarkan rute pelayaran terpendek antara Eropa dan Asia.

Serangan terhadap kapal-kapal tersebut telah mendorong Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya untuk membahas satuan tugas yang akan melindungi rute-rute Laut Merah, sebuah tindakan yang telah diperingatkan oleh musuh bebuyutan AS dan Israel, Teheran, sebagai sebuah kesalahan.

Di Iran, Menteri Perminyakan Javad Owji pada Senin mengkonfirmasi gangguan nasional terhadap pompa bensin disebabkan oleh serangan siber.

Sebuah kelompok peretas yang dituduh Iran memiliki hubungan dengan Israel mengklaim bahwa mereka melakukan serangan yang mengganggu layanan di pompa bensin di seluruh negeri pada Senin, TV pemerintah Iran dan media lokal Israel melaporkan.

Sementara itu, Amerika Serikat akan mendorong para pengirim barang untuk mengungkapkan lebih banyak informasi tentang transaksi minyak mereka dengan Rusia dalam upaya untuk menegakkan sanksi, kata para pejabat Amerika pada Senin, sambil mengakui bahwa sebagian besar perdagangan tersebut telah lolos dari pengawasan Barat setelah Rusia membangun armada paralel. .

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.