Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UE Beri Lampu Hijau Pembicaraan Keanggotaan Ukraina

📅 Jumat, 15 Des 2023, 10:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
UE Beri Lampu Hijau Pembicaraan Keanggotaan Ukraina Doc: CNA/Kepresidenan Ukraina via REUTERS
Ket. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, dan Presiden Dewan Eropa Charles Michel berfoto pada KTT Uni Eropa (UE) di Kyiv, Ukraina pada 3 Februari 2023.

BRUSSELS - Para pemimpin Uni Eropa pada Kamis (14/12) tiba-tiba menyetujui untuk membuka pembicaraan tentang keanggotaan dengan Ukraina.

Para diplomat dan pejabat UE mengatakan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban setuju untuk meninggalkan ruangan tersebut, karena mengetahui para pemimpin lainnya akan terus maju dan memberikan suara untuk Ukraina.

Orban membenarkan bahwa dia abstain dalam pemungutan suara di KTT UE mengenai apa yang disebutnya sebagai "keputusan buruk".

Cara yang tidak biasa untuk menyetujui suatu keputusan - terutama keputusan besar - tidak pernah terdengar di Brussel, bahkan di negara yang para diplomatnya sudah lama sangat kreatif dalam mencapai kesepakatan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyambut baik keputusan tersebut.

"Ini adalah kemenangan bagi Ukraina. Kemenangan bagi seluruh Eropa. Kemenangan yang memotivasi, menginspirasi, dan menguatkan," katanya.

Ukraina sangat membutuhkan dukungan dari sekutu Baratnya dalam perjuangannya selama hampir dua tahun melawan invasi Rusia. Serangan balasannya gagal menghasilkan keuntungan besar dan pemerintahan Biden sejauh ini tidak mampu mendapatkan paket banytuan sebesar 60 miliar dollar AS untuk Ukraina melalui Kongres AS.

Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan ini adalah "keputusan strategis dan hari yang akan tetap terukir dalam sejarah Uni kita".

Orban memiliki kata-kata yang sangat berbeda untuk menggambarkan keputusan tersebut.

"Sikap Hongaria jelas, Ukraina tidak siap jika kita memulai pembicaraan mengenai keanggotaan UE," katanya, menyebut keputusan untuk memulai perundingan "tidak rasional" dan "tidak pantas."

"Tetapi 26 negara anggota bersikukuh bahwa keputusan ini harus dibuat sehingga Hongaria memutuskan jika 26 negara memutuskan demikian, mereka harus menempuh jalannya sendiri dan Hongaria tidak ingin berpartisipasi dalam keputusan buruk ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.