Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Raja Keraton Yogyakarta Ini Yakin Digitalisasi Transaksi Keuangan Mampu Tingkatkan PAD

📅 Rabu, 13 Des 2023, 00:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Raja Keraton Yogyakarta Ini Yakin Digitalisasi Transaksi Keuangan Mampu Tingkatkan PAD Doc: ANTARA/HO-Pemda DIY
Ket. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam acara High Level Meeting TP2DD DIY di Yogyakarta, Selasa (12/12/2023).

Yogyakarta - Raja keraton Yogyakarta yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meyakini optimalisasi penerapan digitalisasi transaksi keuangan di provinsi ini dapat berimplikasi positif terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Sultan HB X di Yogyakarta, Selasa, mengatakan penguatan digitalisasi transaksi keuangan daerah membutuhkan kolaborasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) DIY.

"Seiring perkembangan zaman dan perubahan ekspektasi masyarakat, TP2DD DIY perlu mengoptimalisasi pemanfaatan kanal nontunai sehingga dapat mewujudkan peningkatan realisasi penerimaan pajak dan retribusi yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel," kata Sultan dalam acara High Level Meeting TP2DD DIY.

Menurut Sultan, implementasi digitalisasi ekosistem keuangan daerah saat ini telah menjadi urgensi untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.

Sri Sultan mengatakan digitalisasi keuangan daerah diperlukan utamanya untuk mendukung tata kelola keuangan daerah yang efektif dan efisien.

Untuk memperkuat upaya digitalisasi transaksi Pemda di DIY, kata Sultan, TP2DD diharapkan mampu bersinergi dan berkolaborasi merumuskan program-program unggulan.

"Saya harap sinergi dan kolaborasi TP2DD dengan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. TP2DD harus terus bersinergi untuk merumuskan program-program unggulan yang menarik, dengan tetap mengutamakan kemanfaatan bagi masyarakat," kata dia.

Berkaitan dengan implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) di lingkungan Pemda DIY, Sultan berharap TP2DD dapat segera melakukan pembaruan peta jalan dalam mengakomodasi implementasi KKI.

Kepala Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan DIY Wiyos Santoso menambahkan pembentukan TP2DD DIY bertujuan untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi daerah, terutama untuk mendorong implementasi elektronifikasi pemerintah daerah.

"Hal ini dilakukan untuk dapat meningkatkan transparansi transaksi keuangan, mendukung tata kelola dan mengintegrasikan sistem pengelolaan keuangan, dalam rangka mengoptimalkan pendapatan daerah," ujar Wiyos.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.