Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembangunan IKN Strategi Realisasikan Ekonomi Inklusif

📅 Selasa, 12 Des 2023, 00:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pembangunan IKN Strategi Realisasikan Ekonomi Inklusif Doc: ISTIMEWA
Ket. SIPRIANUS JEWARUT Peneliti PRPM Institut Shanti Bhuana, Bengkayang, Kaltim - Saya sepakat bahwa pemindahan Ibu Kota negara ke Kalimantan akan memberi perubahan pada tumbuhnya ekonomi inklusif di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan pada umumnya.

JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke Kalimantan Timur merupakan strategi merealisasikan pertumbuhan ekonomi inklusif di Tanah Air.

Staf Ahli Menteri bidang Hubungan Kelembagaan Kementerian PPN/Bappenas, Teni Widuriyanti, di Jakarta, Senin (11/12), selain pertumbuhan inklusif juga menyebar pertumbuhan supaya merata guna menciptakan pertumbuhan yang Indonesia sentris.

Teni dalam dalam Sosialisasi Undang-undang (UU) Nomor 21 Tahun 2023 tentang Perubahan UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara mengatakan pemindahan IKN sudah menjadi salah satu prioritas nasional di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024.

Dalam periode tersebut pemerintah sudah berupaya maksimal untuk mendorong berbagai langkah mulai dari penyusunan rancangan awal, desain rencana induk, pembentukan otoritas IKN, perencanaan penganggaran dan hingga saat ini terus mendorong terwujudnya proses menuju kepada pemindahan, penyelenggaraan, pembangunan, dan pemerintahan (4P).

"Kita semua berharap bisa mendorong proses yang ada saat ini untuk bisa berkontribusi terhadap pembangunan IKN dengan lebih cepat lagi," katanya.

Dalam dokumen perencanaan pembangunan jangka panjang merupakan salah satu superprioritas atau sekaligus sebagai game changer. Hal itu berarti IKN Nusantara akan menjadi pendorong dan menggerakkan ekonomi Indonesia di masa depan sekaligus jadi bagian dari upaya transformasi ekonomi nasional.

Membawa Perubahan

Peneliti Pusat Riset Pengabdian Masyarakat (PRPM) Institut Shanti Bhuana, Bengkayang, Kalimantan Barat, Siprianus Jewarut, mengatakan pemerintah dalam skala nasional saat ini sangat gencar mendorong peningkatan ekonomi inklusif dalam berbagai sektor. Hal itu merupakan sebuah terobosan yang baik dan perlu ditingkatkan.

Sebab, dalam kenyataanya setiap tahapan pembangunan dilakukan memberi daya getar perubahan pada sektor yang lain yang ada di kawasan tersebut. "Saya sepakat bahwa pemindahan Ibu Kota negara ke Kalimantan akan memberi perubahan pada tumbuhnya ekonomi inklusif di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan pada umumnya," kata Siprianus.

Kehadiran IKN di Kalimantan Timur juga akan mendorong pembangunan ekonomi dan sektor lain pada kawasan tersebut dan pada gilirannya akan membantu meningkatkan tingkat perekonomian dan kesejahteraan pada daerah tersebut dan akan menyebar ke daerah-daerah lain.

"Jadi, benar bahwa dengan tahapan pembangunan Ibu Kota negara di Kaltim saat ini memberikan dorongan pada peningkatan ekonomi inklusif. Maka dalam setiap tahapan pembangunan IKN tersebut perlu didukung sehingga cita-cita besar menumbuhkan ekonomi yang inklusif di kawasan IKN bisa segera terwujud," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

46 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.