Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsel dan Indonesia Sepakati Penggunaan Mata Uang Lokal dalam Transaksi Bilateral

📅 Senin, 11 Des 2023, 18:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Korsel dan Indonesia Sepakati Penggunaan Mata Uang Lokal dalam Transaksi Bilateral Doc: YONHAP News

SEOUL - Bank Sentral Korea (BOK) dan Bank Indonesia (BI) telah menyepakati penggunaan mata uang won dan rupiah dalam transaksi bilateral kedua negara.

BOK mengatakan kerangka kerja pedoman operasional untuk implementasi transaksi keuangan dan ekonomi dengan mata uang lokal, (local currency transaction/LCT) antara Indonesia dan Korea Selatan dijadwalkan akan mulai beroperasi pada tahun 2024.

Kesepakatan itu menyusul pertemuan Gubernur BOK, Rhee Chang-yong, dan Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam pertemuan tingkat tinggi BOK dan Bank Indonesia di Bali pada Minggu (10/12).

Kedua belah pihak sebelumnya diketahui telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk kerja sama dalam mendorong penggunaan mata uang won dan rupiah pada transaksi bilateral antara Korea dan Indonesia pada bulan Mei lalu.

"Diharapkan bahwa penggunaan mata uang lokal ini perlu untuk mengurangi volatilitas akibat tingginya ketidakpastian global saat ini, sehingga mengurangi risiko nilai tukar dan menurunkan biaya bisnis maupun biaya pengguna lainnya," tulis kantor berita KBS, Senin (11/12).

Gubernur BOK menuturkan bahwa, Indonesia yang memiliki wilayah dan populasi yang besar, memegang peran penting dalam rantai pasokan global di bidang-bidang maju termasuk baterai dan kendaraan listrik. Demikian minat bisnis Korea Selatan di Indonesia pun juga semakin meningkat.

Dia berharap kesepakatan ini akan memberikan dampak positif dalam pertumbuhan ekonomi kedua negara dengan mendorong perdagangan dan bahkan perluasan penggunaan mata uang lokal.

Gubernur BI pun mengungkapkan bahwa implementasi kerangka kerja sama LCT ini akan meningkatkan efisiensi dan memperkuat stabilitas ekonomi makro. Dimana ia yakin inisiatif tersebut akan semakin meningkatkan kerja sama keuangan antara Korea Selatan dan Indonesia. KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.