Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kepribadian Ceria dan Humoris Bisa Jadi Alami Masalah Mental Mendalam

📅 Senin, 11 Des 2023, 23:13 WIB | Oleh:
Kepribadian Ceria dan Humoris Bisa Jadi Alami Masalah Mental Mendalam Doc: antara

Direktur Utama Pusat Kesehatan Jiwa Nasional DR Dr Nova Riyanti Yusuf, SpKJ mengatakan orang dengan kepribadian ceria dan humoris sangat memungkinkan alami gangguan kesehatan mental, dan justru kondisinya lebih parah atau mendalam dari kepribadian lainnya.

"Orang seperti ini termasuk ke dalammasked depression, atau depresi terselubung, dan ini sebenarnya (rasanya) lebih menyakitkan," kata dia kepada ANTARA pada diskusi daring, Senin.

Psikiater yang juga anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia itu mengatakan, orang dengan kepribadian tersebut namun mengalami gangguan kesehatan mental seperti depresi, bipolar, atau lainnya, namun tak terlihat, umumnya melakukan represi terhadap perasaannya.



Nova menyebut, merepresi atau menekan perasaan sehingga tidak menunjukkan gejala atau tanda di depan orang lain seringkali justru memperburuk keadaan mereka.

"Artinya dia merepresi, menekan ke bawah emosi dan perasaan dia. Namun represi itu bukan mekanisme pertahanan diri yang baik, itu malah lebih merusak dan berbahaya buat dia," Nova menjelaskan.

Orang dengan depresi terselubung, lanjut Nova, sangat perlu diwaspadai oleh orang-orang terdekat, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti yang terburuk, mengakhiri hidupnya.

Bahkan, orang yang masih sangat produktif dan cukup aktif dalam kesehariannya juga sangat memungkinkan untuk mengalami hal tersebut.

Adapun cara yang dapat dilakukan orang terdekat, menurut Nova adalah melakukan 3P, yakni mendeteksi Pikiran, Perasaan, dan Perilaku mereka.

Orang dengan gangguan mental, utamanya depresi, umumnya akan merasa tidak berdaya atau tidak menemukan pentingnya hidup di dunia. Mereka mungkin akan memberikan pandangan bahwa hidup di dunia adalah hal yang melelahkan dan tidak ada artinya, meski menyampaikannya diiringi oleh candaan.

Menunjukkan perhatian adalah hal pertama yang bisa dilakukan bila memiliki orang terdekat dengan gangguan mental.

"Tidak perlu menyinggung apa yang ia alami dan berniat menyelesaikan masalahnya, cukup misal berikan segelas kopi dan mengajaknya berbicara hal lain, dengan ini dia akan merasa bahwa masih ada orang yang peduli dengannya," kata Nova.

Meski begitu, perlu dicatat bahwa bukan berarti orang dengan kepribadian tidak ceria dan humoris tidak bisa mengalami gangguan kesehatan mental yang juga parah dan membutuhkan pertolongan. Siapapun dapat mengalami masalah kesehatan mental, berapa pun usianya, dan tiap orang tentu akan mengalami pemicu yang berbeda-beda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.