Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Jatuhkan Sanksi Puluhan Individu

📅 Senin, 11 Des 2023, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Jatuhkan Sanksi Puluhan Individu Doc: AFP/SAUL LOEB
Ket. Menlu AS, Antony Blinken

LONDON - Puluhan orang yang diduga melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di seluruh dunia menghadapi sanksi baru pada Jumat (8/12) berdasarkan tindakan terkoordinasi oleh Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Kanada, untuk memperingati 75 tahun Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.

Daftar panjang targetnya menyasar dari penyelundup manusia di Asia tenggara yang terlibat dalam operasi penipuan, pejabat Taliban yang bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia di Afghanistan, dan para pemimpin geng yang membinasakan penduduk Haiti.

London mengatakan pihaknya memberlakukan pembekuan aset dan larangan perjalanan terhadap 46 individu dan entitas menjelang peringatan 10 Desember, yang setiap tahun diakui sebagai Hari Hak Asasi Manusia Internasional.

Amerika Serikat menargetkan 37 orang di 13 negara, sementara Kanada menjatuhkan sanksi terhadap tujuh orang sebagai bagian dari aksi bersama.

"Kami tidak akan mentolerir para penjahat dan rezim represif yang menginjak-injak hak-hak dasar dan kebebasan masyarakat umum di seluruh dunia," kata Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron.

"Saya yakin bahwa 75 tahun setelah Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, Inggris dan sekutu kami akan terus mengejar mereka yang tidak memberikan kebebasan kepada masyarakat," imbuh dia.

Dokumen penting berisi 30 pasal, yang menguraikan hak-hak dasar dan kebebasan bagi seluruh umat manusia, diadopsi pada 10 Desember 1948 pada masa-masa awal berdirinya Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Daftar target Inggris mencakup 17 anggota peradilan Belarusia, termasuk jaksa yang bertanggung jawab atas kasus-kasus bermotif politik terhadap aktivis, jurnalis, dan pembela hak asasi manusia.

Lima orang di Iran menghadapi pembatasan karena menerapkan dan menegakkan undang-undang wajib jilbab di negara tersebut, sementara sembilan orang menjadi sasaran karena memperdagangkan orang di Kamboja, Laos, dan Myanmar untuk bekerja di bidang penipuanonline.

Tindakan Terkoordinasi

Sementara itu Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, mengatakan bahwa dengan tindakan ini, AS sedang mengatasi beberapa bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang paling menantang dan berbahaya di dunia, termasuk pelanggaran yang melibatkan kekerasan seksual terkait konflik, kerja paksa, dan penindasan transnasional.

Di antara mereka yang menghadapi sanksi AS adalah seorang pejabat senior Taliban yang berpartisipasi dalam pengambilan keputusan untuk melarang perempuan dan anak perempuan bersekolah setelah kelompok tersebut mengambil alih Afghanistan pada tahun 2021.

Blinken mengatakan bahwa selain sanksi AS yang dijatuhkan pada Jumat, Washington SC akan merekomendasikan penunjukan Dewan Keamanan PBB terhadap empat pemimpin geng Haiti dan lima pemimpin kelompok bersenjata di Republik Demokratik Kongo.

Kanada sendiri memasukkan dalam daftarnya empat orang Russia yang bertanggung jawab atas pelanggaran HAM di Chechnya serta pemimpin junta di Myanmar. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.