PMN untuk PT PII Capai Rp10,65 T

Sabtu, 09 Des 2023, 08:18 WIB

JAKARTA - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan mengungkapkan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII sebesar 10,65 triliun rupiah. Nilai tersebut merupakan akumulasi PMN yang diberikan sejak PT PII berdiri pada 2009-2023.

"Dari jumlah tersebut, 9,08 triliun rupiah ditujukan untuk penjaminan mandat utama baik skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) maupun non-KPBU, dan 1,57 triliun rupiah dalam rangka penugasan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)," kata Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan DJKN Meirijal Nur di Jakarta, Jumat (8/12).

Ket. Foto: Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) mencatat, pemerintah telah memberikan PMN pada PT PII senilai Rp10,65 triliun. — Sumber: ISTIMEWA

Hingga triwulan III-2023, PT PII melaksanakan penjaminan infrastruktur sebanyak 31 proyek dengan skema KPBU, di mana 19 di antaranya merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai investasi mencapai 268 triliun rupiah. Penjaminan yang diberikan mencakup konektivitas masyarakat, peningkatan akses air bersih, konservasi energi, ketenagalistrikan, dan telekomunikasi.

PT PII juga ditugaskan untuk menjamin 16 proyek dengan skema non-KPBU, serta delapan penjaminan dalam rangka PEN kepada BUMN yang terdampak Covid-19 (PEN-BUMN). Dengan demikian, PT PII telah melaksanakan mandat penjaminan 47 proyek dengan total nilai investasi mencapai 474 triliun rupiah. Adapun nilai tambah ekonomi yang dihasilkan dari proyek infrastruktur yang telah diberikan penjaminan oleh PT PII, yaitu pada sektor jalan sebesar 705 triliun rupiah berasal dari proyek 14 ruas jalan tol, pelestarian 9 ruas jalan nasional, dan penggantian 37 jembatan di pulau Jawa.

Dari sektor telekomunikasi berupa proyek Palapa Ring dengan membangun jaringan kabel optik lintas pulau sepanjang 8.479 km dan satelit multifungsi yang menghubungkan 149.400 titik layanan offline di Indonesia (termasuk area 3 T), memberikan nilai tambah ekonomi 78 triliun rupiah. Di sektor air minum, PT PII menjamin enam proyek SPAM dengan total debit produksi 15.450 liter/ detik yang melayani kurang lebih 5,9 juta orang (kurang lebih 1,18 juta koneksi) dan memberi nilai tambah ekonomi sebesar 19 triliun rupiah.

Selanjutnya, penjaminan PT PII pada proyek sektor transportasi memberikan nilai tambah ekonomi 48 triliun rupiah, sektor konservasi energi sebesar 700 miliar rupiah, dan sektor pariwisata sebesar Rp8 triliun.

Pada kesempatan sama, Direktur Utama PT PII Muhammad Wahid Sutopo menjelaskan PMN tersebut tidak saja digunakan untuk menjamin proyek skema KPBU, namun termasuk proyek non-KPBU. Menurut Sutopo, penjaminan non-KPBU diberikan atas risiko gagal bayar BUMN yang melakukan pinjaman dan atau penerbitan obligasi, sementara penjaminan PEN diberikan untuk pemulihan pasca Covid-19 bagi BUMN dan korporasi padat karya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.