Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketua Iklim PBB Desak Forum Bergerak Cepat Capai Kesepakatan

📅 Sabtu, 09 Des 2023, 13:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ketua Iklim PBB Desak Forum Bergerak Cepat Capai Kesepakatan Doc: AFP/Giuseppe CACACE
Ket. Negosiasi mengenai penghapusan bahan bakar fosil menjadi inti KTT Iklim PBB di Dubai.

DUBAI - Ketua perundingan iklim PBB pada Jumat (8/12) mendesak negara-negara untuk bergerak cepat mewujudkan pakta yang "belum pernah terjadi sebelumnya" dalam mengatasi pemanasan global, ketika para perunding berupaya menjembatani perbedaan pendapat mengenai penghapusan bahan bakar fosil secara bertahap.

Meskipun perundingan iklim PBB jarang selesai tepat waktu, presiden COP28 Sultan Al Jaber telah menetapkan tujuan ambisius untuk menyelesaikan KTT di Dubai sesuai jadwal pada Selasa (12/12) pukul 11.00.

Dengan hadirnya para menteri, Jaber mengatakan dia ingin para perunding menghasilkan rancangan kesepakatan baru pada Jumat (8/12).

Meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai masa depan bahan bakar fosil, Jaber menyuarakan optimisme bahwa perundingan yang diselenggarakan oleh Uni Emirat Arab yang kaya minyak ini dapat berakhir dengan kesepakatan bersejarah.

"Kita mempunyai potensi untuk melakukan perubahan paradigma," katanya pada Jumat setelah delegasi dari hampir 200 negara beristirahat sejenak sehari sebelumnya.

"Mari kita selesaikan pekerjaan ini. Saya ingin Anda mengambil tindakan dan saya ingin Anda keluar dari zona nyaman Anda," katanya.

Para penggiat iklim memandang Jaber - pimpinan perusahaan minyak nasional UEA ADNOC - dengan kecurigaan yang mendalam, namun ia berusaha meyakinkan mereka yang skeptis dengan menyatakan bahwa pengurangan bahan bakar fosil "tidak bisa dihindari".

COP28 dimulai minggu lalu dengan peluncuran dana kerugian dan kerusakan bagi negara-negara yang terkena dampak perubahan iklim.

"Kami telah mengejutkan mereka yang ragu dan menginspirasi mereka yang optimistis," kata Jaber, kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa dia "positif, penuh harapan dan optimistis".

"Saya juga merasakan bahwa sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya mungkin terjadi di sini, di COP28," katanya.

Sejumlah negara, termasuk raksasa minyak Arab Saudi dan konsumen minyak mentah utama Tiongkok, telah menolak dimasukkannya pernyataan mengenai penghapusan bahan bakar fosil dalam naskah akhir.

Rancangan kesepakatan dirilis pada hari Selasa tetapi para perunding gagal menghasilkan teks lain pada hari Rabu sebelum memasuki masa jeda.

Dokumen hari Selasa berisi tiga opsi mengenai bahan bakar fosil.

Yang pertama menyerukan jalan keluar yang "tertib dan adil" dari hidrokarbon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.