Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Melarang Terbang Semua Armada Osprey Pasca Kecelakaan Fatal di Jepang

📅 Kamis, 07 Des 2023, 11:46 WIB | Oleh:
AS Melarang Terbang Semua Armada Osprey Pasca Kecelakaan Fatal di Jepang Doc: REUTERS/EPA
Ket. Sebuah laporan mengatakan kecelakaan pesawat Osprey di lepas pantai Jepang pekan lalu terjadi akibat kegagalan fungsi.

JAKARTA - Amerika Serikat telah menghentikan seluruh armada helikopter V-22 Osprey setelah sebuah laporan mengatakan kecelakaan di lepas pantai Jepang pekan lalu yang menewaskan delapan awak, terjadi akibat kegagalan fungsi.

Dikutip dari BBC, pejabat Angkatan Udara dan Angkatan Laut AS mengatakan telah mengambil langkah "untuk mengurangi risiko sementara penyelidikan terus berlanjut".

Belum semua jenazah tentara yang tewas dalam kecelakaan itu ditemukan.

Jepang juga menghentikan 14 armada Osprey setelah kecelakaan tersebut.

Jepang adalah satu-satunya negara yang diketahui mengoperasikan Osprey, baik sebagai helikopter maupun pesawat dengan baling-baling.

Angkatan Udara AS mengatakan armada Amerika diperkirakan akan tetap dilarang terbang sampai penyelidikannya selesai. Tidak disebutkan berapa lama waktu yang dibutuhkan.

"Penarikan ini akan memberikan waktu dan ruang bagi penyelidikan menyeluruh guna menentukan faktor penyebab dan rekomendasi untuk memastikan armada CV-22 kembali beroperasi," kata Komando Operasi Khusus AU AS dalam pernyataannya, Rabu (6/12).

Saat kecelakaan terjadi, Osprey sedang dalam penerbangan pelatihan dari pangkalan udara Korps Marinir AS di Prefektur Yamaguchi dan sedang menuju Pangkalan Udara Kadena di Okinawa.

Saksi mata mengatakan pesawat itu terbalik dan terbakar sebelum jatuh di lepas pantai.

Enam jenazah telah ditemukan dari delapan orang yang dinyatakan tewas dalam kecelakaan itu.

"Pengabdian terhormat delapan penerbang ini kepada negara tidak akan pernah terlupakan, karena mereka kini termasuk di antara para raksasa yang membentuk sejarah kita," kata Letjen Tony Bauernfeind, Komandan Operasi Khusus Angkatan Udara AS.

Osprey - kendaraan yang dirancang untuk lepas landas dan mendarat seperti helikopter tetapi melaju cepat seperti pesawat sayap tetap - digunakan oleh Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Korps Marinir AS. Lebih dari 400 unit saat ini sedang dalam pelayanan.

Pertama kali diperkenalkan pada 2007 setelah beberapa dekade pengujian, Ospreys mendapat sorotan karena terlibat dalam beberapa kecelakaan fatal selama bertugas.

Lebih dari 50 anggota militer tewas dalam uji penerbangan Osprey atau penerbangan pelatihan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Rupiah Hari Ini Melemah, Pa...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.