Ketum MUI Minta Ulama Bertindak untuk Sejahterakan Umat
📅 Senin, 04 Des 2023, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Asep Firmansyah/Youtube-MUI TV
JAKARTA - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar meminta para ulama untuk bertindak secara nyata dalam mewujudkan umat yang makmur dan sejahtera, sebagaimana perintah Sang Pencipta.
"Menjadi bagian dari sesuatu yang harus kita lakukan. Karena hakikatnya memakmurkan dan menyejahterakan kehidupan itu salah satu esensi yang diperintahkan Allah kepada kita," ujar Anwar Iskandar saat membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) III MUI di Jakarta, akhir pekan kemarin.
Anwar mengatakan Mukernas kali ini mengambil topik khidmat atau melayani. Ulama pada hakikatnya melayani umat. Ulama adalah orang-orang yang melihat umat dengan mata kasih sayang dan menyayangi dalam berbagai aspek.
Para ulama harus berpikir dan bertindak demi mewujudkan umat yang berkualitas, baik dari sisi kesehatan, ekonomi, pendidikan, hingga merawat persatuan. "Dari aspek kuantitas memang umat Islam (di Indonesia) mayoritas, tapi tidak demikian dalam hal kesejahteraan, ekonomi, dan lain-lain. Ini jadi tantangan kita sekalian agar di kemudian hari untuk diselesaikan," katanya.
Sebelumnya, Wakil Presiden Ma'ruf Amin selaku Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta agar perkhidmatan atau pelayanan MUI terhadap bangsa terus ditingkatkan. "Perkhidmatan MUI harus terus ditingkatkan baik perkhidmatan kepada bangsa maupun kemanusiaan. Saya kira itu prinsip," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wapres menyampaikan rasa syukur bahwa penyatuan umat saat ini sudah mulai terasa. Dia menyampaikan perbedaan-perbedaan yang terjadi harus ditoleransi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!