Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Bali Petakan Titik Rawan Longsor Pada Musim Penghujan

📅 Senin, 04 Des 2023, 17:12 WIB | Oleh:
BPBD Bali Petakan Titik Rawan Longsor Pada Musim Penghujan Doc: ANTARA/HO-BPBD Bali
Ket. Arsip foto - Sejumlah petugas BPBD Bali mencari warga hilang korban tanah longsor di Karangasem, Denpasar, Provinsi Bali, Sabtu (8/7).

DENPASAR - BPBD Bali merangkum empat kabupaten dan 17 kecamatan sebagai titik rawan bencana tanah longsor pada musim hujan akhir tahun 2023 ini, karena dalam sepekan bencana tersebut sudah terjadi di beberapa lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Bali I Made Rentin menyebut titik tersebut antara lain Kabupaten Buleleng di Kecamatan Banjar, Busungbiu, Gerokgak, dan Seririt; di Kabupaten Karangasem Kecamatan Abang, Bebandem, Karangasem, Kubu, Manggis, Rendang, Selat, dan Sidemen; di Kabupaten Klungkung Kecamatan Dawan dan Klungkung; serta Kabupaten Tabanan di Kecamatan Kerambitan, Penebel, dan Selemadeg Timur.

"Wilayah rawan longsor di Bali berdasarkan katalog wilayah rawan bencana yang dikeluarkan BNPB terdiri atas 39 desa/kelurahan dengan kategori tinggi dan 324 desa/kelurahan dengan kategori sedang," kata dia di Denpasar, Senin.

Untuk mengantisipasi bahaya dari bencana ini, Rentin meminta masyarakat mewaspadai di daerah tadi, juga di kabupaten/kota lainnya karena ada potensi bencana walau tingkatnya tergolong sedang.

Lebih lanjut, dia mengatakan jika diharuskan bepergian ke daerah banjir atau tanah longsor diminta agar memperhatikan rambu-rambu rawan bencana di daerah setempat.

Jika memungkinkan, ia mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah saat terjadi hujan yang disertai angin atau petir, serta rutin membersihkan saluran air untuk mencegah banjir.

"Menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan bergizi atau vitamin jika diperlukan, dan memantau informasi terkait kebencanaan di kanal-kanal resmi pemerintah seperti BMKG, BNPB atau BPBD," ujarnya.

BPBD Bali tak ingin meremehkan bencana alam satu ini, pasalnya sejak akhir November hingga awal Desember saja sudah tercatat tiga bencana tanah longsor terjadi di Kabupaten Bangli, Karangasem dan Gianyar.

Di Bangli, tanah longsor memakan korban dua orang meninggal dunia dan satu unit rumah rusak berat, tepatnya di Banjar Jehem Kelod, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, pada Kamis malam (30/11) lalu.

Tanah longsor juga terjadi di Dusun Kampung Anyar, Desa Bukit, Kecamatan Karangasem pada Minggu (3/12) malam yang menyebabkan bangunan tertimbun, satu orang meninggal dunia dan dua orang luka-luka.

Di Kabupaten Gianyar, bencana tanah longsor menutup akses jalan dengan ketebalan material longsor hingga 1 meter di Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang, pada Jumat (1/12).

Rentin menyebut selain longsor, pada awal musim penghujan juga terjadi bencana banjir lumpur dan pohon tumbang, untuk banjir lumpur terjadi di Banjar Dinas Beten Waru, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Karangasem pada Jumat (1/12), dan mengakibatkan lumpur menutup jalan umum namun masih dapat dilalui kendaraan.

"Kejadian pohon tumbang sejak Senin (27/11) hingga Senin (4/12) yang menghalangi akses jalan terjadi di enam titik di Kabupaten Karangasem, lima titik di Kabupaten Gianyar, dua titik Kabupaten Tabanan dan dua titik di Kota Denpasar," kata dia.
Pewarta : Ni Putu Putri Muliantari

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.