Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada, BPBD Semarang Siap Antisipasi Rob Tinggi Pantura

📅 Minggu, 03 Des 2023, 01:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspada, BPBD Semarang Siap Antisipasi Rob Tinggi Pantura Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Ket. Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (berkerudung), didampingi Kepala BPBD Kota Semarang Endro P Martanto, saat memantau pembersihan saluran di Semarang, Selasa (28/11/2023).

Semarang - Waspada, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Jawa Tengah, telah menyiapkan antisipasi potensi rob yang diperkirakan mencapai ketinggian satu meter di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa pada Desember 2023.

Kepala BPBD Kota Semarang Endro Pudyo Martanto, di Semarang, Sabtu, mengatakan prediksi BMKG dari Stasiun Maritim Tanjung Emas itu telah diterima dan telah ditindaklanjuti dengan langkah kesiapsiagaan.

"Kami selalu berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana. Operasional pompa-pompa 'on', semua berjalan sesuai dengan kebutuhan," katanya.

Menurut dia, pembersihan saluran air juga telah dilakukan jauh-jauh hari, yakni sejak periode Juni 2023 atau saat masih musim kemarau hingga sekarang.

Hingga saat ini, kata dia, BPBD bersama sejumlah instansi terkait seperti DPU dan BBWS Pemali Juana terus berkoordinasi.

"Kami sudah melakukan pembersihan saluran secara intens dan ini terus dilakukan, terutama yang banyak sampah. Dengan begitu seluruh aliran khususnya yang mengarah ke kali (sungai) Tenggang maupun Sringin lancar," katanya.

Apalagi, kata dia, dalam beberapa waktu lalu terjadi gangguan fungsi di rumah pompa Sungai Tenggang dan Sringin yang diakibatkan oleh sampah, terutama ranting-ranting pohon yang merusakpropelleratau baling-baling.

"Antisipasi sudah dijalankan karena melihat dari pengalaman awal-awal hujan turun dengan intensitas tinggi, sempat ada genangan di beberapa titik Pantura," ujarnya.

Endro mengatakan bahwa prakiraan BMKG mengenai potensi rob tersebut juga telah disampaikan ke Wali Kota Semarang yang langsung turun aktif mengontrol dan memimpin pantauan di lapangan.

"Selain pompa, dari kami sendiri ada logistik kedaruratan. Intinya dari kami siap sewaktu-waktu warga yang terdampak rob misalnya, baik logistik kedaruratan makanan maupun dapur umum sudah siap," ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa upaya antisipasi dan penanganan bencana hidrometeorologi tak bisa dilakukan oleh pemerintah sendirian, melainkan juga membutuhkan peran masyarakat.

Oleh karena itu, ia berharap masyarakat dapat saling mengingatkan, misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan di sungai.

"Mumpung masih ada waktu mari kita sama-sama selalu aktif terkait dengan kepedulian lingkungan. Dan yang penting masyarakat tidak usah panik," katanya menegaskan.

Sebagai informasi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi pada awal Desember 2023 ini akan terjadi fenomena rob dengan ketinggian mencapai sampai satu meter.

Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprediksi pada awal musim hujan ada peningkatan ketinggian air pasang laut.

Kenaikan air laut diprediksi akan mulai terjadi sekitar tanggal 2 sampai dengan 5 Desember, dan tanggal 18 hingga tanggal 21 Desember 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.