Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tujuh Gaya Hidup Sehat Kurangi Risiko Kanker

📅 Minggu, 03 Des 2023, 17:00 WIB | Oleh:
Tujuh Gaya Hidup Sehat Kurangi Risiko Kanker Doc: Istimewa

Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa tujuh rekomendasi gaya hidup sehat dari World Cancer Research Fund/American Institute for Cancer Research (WCRF/AICR) dapat mengurangi risiko kanker.

Dilansir dari Medical Daily, rekomendasi yang dibuat oleh WCRF/AICR pada tahun 2018 ini mencakup paket pilihan gaya hidup sehat yang secara bersama-sama dapat memberikan dampak yang sangat besar terhadap kemungkinan seseorang terkena kanker dan penyakit tidak menular lainnya selama masa hidupnya.

Studi yang dipublikasikan di BMC Medicine ini menemukan bahwa kepatuhan yang lebih besar terhadap rekomendasi berbasis gaya hidup dikaitkan dengan penurunan risiko kanker secara keseluruhan, serta risiko kanker payudara, kolorektal, ginjal, kerongkongan, ovarium, hati, dan kandung empedu.

Adapun tujuh rekomendasi WCRF/AICR, seperti pertahankan berat badan yang sehat, aktif secara fisik, konsumsi makanan yang lebih baik, batasi konsumsi makanan cepat saji dan makanan olahan, serta batasi daging merah dan daging olahan. Kemudian, juga kurangi minuman manis serta batasi asupan alkohol.

Tim mengevaluasi hubungan antara kepatuhan terhadap rekomendasi WCRF/AICR dan risiko kanker dengan menganalisis 94.778 orang dewasa dari data U.K. Biobank. Para peserta rata-rata berusia 56 tahun.

Data pola makan dan aktivitas fisik para partisipan dikumpulkan, bersama dengan indeks massa tubuh dan pengukuran lingkar pinggang. Tingkat kepatuhan terhadap rekomendasi diukur dari skor maksimum 7 poin. Para peserta memiliki skor kepatuhan rata-rata 3,8 poin.

Kejadian kanker baru pada peserta dikumpulkan dari data registrasi kanker. Sekitar 8% peserta (7.296) menderita kanker selama periode penelitian. Analisis menunjukkan bahwa dengan setiap kenaikan satu poin dalam skor kepatuhan, risiko kanker berkurang 7%. Peserta dengan skor kepatuhan yang lebih tinggi (4,5 poin atau lebih) memiliki risiko kanker 16% lebih rendah secara keseluruhan.

Dengan setiap peningkatan 1 poin dalam skor kepatuhan, risiko kanker payudara berkurang 10%, kanker kolorektal 10%, kanker ginjal 18%, kanker kerongkongan 16%, kanker hati 22%, kanker ovarium 24%, dan risiko kanker kantung empedu 30%.

Namun, karena penelitian ini bersifat observasional, penelitian ini tidak menunjukkan hubungan sebab akibat antara kepatuhan terhadap rekomendasi WCRF/AICR dan risiko kanker. Para peneliti mengatakan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami rekomendasi mana yang mendorong hubungan antara faktor-faktor tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.