Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cawapres Mahfud MD: Pesantren Berperan Besar dalam Membangun Bangsa

📅 Sabtu, 02 Des 2023, 00:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cawapres Mahfud MD: Pesantren Berperan Besar dalam Membangun Bangsa Doc: ANTARA/HO-TPN Ganjar-Mahfud
Ket. Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD.

Jakarta - Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD mengatakan pesantren punya peran besar dalam membangun bangsa dan saat ini pesantren tidak lagi dipandang sebelah mata seperti dulu.

Mahfud mengatakan lulusan pesantren kini sudah banyak tersebar sebagai pejabat di kementerian dan berbagai lembaga Pemerintahan.

"Dulu pesantren dianggap kumuh, paling jadi guru madrasah, Kementerian Agama. Sekarang di Kementerian Luar Negeri, dan di manapun sudah banyak," kata Mahfud saat berkunjung ke Pondok Pesantren Mathla'ul Anwar Linahdlatil Ulama (Malnu) Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat.

Kedatangan Mahfud disambut oleh Pimpinan Perguruan Malnu KH. Tb Hamdi Ma'ani dan mantan Gubernur Banten Rano Karno. Ratusan santri dan jama'ah juga menyambut tokoh yang dikenal dengan integritasnya ini.

Dalam orasi kebangsaannya, Mahfud menekankan pentingnya peran pesantren diperkuat dalam pembangunan bangsa.

"Alhamdulillah kita pastikan bahwa pesantren akan diberi tempat yang proporsional sesuai dengan peran dan fungsinya bagi pembangunan Bangsa," kata Mahfud.

Dia akan berusaha meneruskan kemajuan pesantren dengan program-program yang telah dibuat pemerintah. Salah satunya bantuan subsidi untuk lembaga pendidikan Islam. Seperti bantuan gedung, laboratorium dan sebagainya. Sehingga, alumni-alumni pesantren siap meraih karir di berbagai bidang, di pemerintahan, sosial, politik, keagamaan dan sebagainya.

Mahfud juga mengatakan kedatangan dirinya ke Pandeglang untuk menyampaikan pesan persaudaraan. Sebab, semua umat wajib dapat perlindungan yang sama berdasarkan konstitusi.

Pesan ini harus terus didengungkan jelang Pemilu 2024, seraya mengajak umat Islam agar merawat demokrasi. Dia tak ingin secara langsung mengajak memilih Capres-Cawapres tertentu, termasuk dirinya.

"Saya tidak akan menyarankan, menyuruh, pilih siapa. Saudara nilai semua calon yang ada. Memang kebetulan saya menjadi salah satu calon. Silakan bandingkan, kalau enggak ya sudah nggak apa-apa," tutur Mahfud amat bijak.

Ditegaskan, sesuai dengan fiqih politik negara, rakyat harus memilih wakil dan pemimpin yang bisa dipercaya. Pilihan rakyat jangan karena ada tekanan.

"Jangan karena ditekan oleh Koramil, Polres, Kodim. Kalau ditekan iya-iya aja tapi pas nyoblos, nyoblos yang bisa dipercaya. Boleh saya bicara begitu? Boleh karena ini adalah masa kampanye. Tapi saya kampanye tentang kejujuran bukan mengampanyekan tentang diri saya," tegasnya.

Pengasuh Ponpes Malnu Menes KH Tb Hamdi Maani bersyukur Mahfud MD datang ke pesantrennya. Tb Hamdi menegaskan, Mahfud datang ke Malnu karena memang warga NU.

"Bersilaturahim ke Malnu sekaligus napak tilas. Mengikuti jejak gurunya petinggi NU. Pak Mahfud sirami warga kami wawasan kebangsaan supaya betul-betul menjaga NKRI. Sejarah mengatakan Indonesia tidak akan merdeka kalau tidak ada ulama," pintanya.

Usai dari Ponpes Malnu, Mahfud melanjutkan kunjungan ke sentra UMKM pembuatan emping, sebelum bertolak mengunjungi DPC PPP Kabupaten Lebak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

15 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.