Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB: 2023 Ditetapkan Jadi Rekor Tahun Terpanas

📅 Jumat, 01 Des 2023, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB: 2023 Ditetapkan Jadi Rekor Tahun Terpanas Doc: AFP/FABRICE COFFRINI
Ket. Ketua WMO, Petteri Taalas

JENEWA - Tahun ini akan menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat, kata PBB pada Kamis (30/11), seraya menuntut tindakan segera untuk mengendalikan pemanasan global dan membendung malapetaka yang terjadi setelahnya.

Organisasi Meteorologi Dunia PBB memperingatkan bahwa tahun 2023 telah memecahkan banyak rekor iklim, dengan cuaca ekstrem yang meninggalkan jejak kehancuran dan keputusasaan.

"Ini adalah hiruk-pikuk pemecahan rekor yang memekakkan telinga," kata Ketua WMO, Petteri Taalas. "Tingkat gas rumah kaca mencapai rekor tertinggi. Suhu global mencapai rekor tertinggi. Kenaikan permukaan air laut mencapai rekor tertinggi. Es di lautan Antartika mencapai rekor terendah," imbuh dia.

WMO menerbitkan laporan sementara Keadaan Iklim Global tahun 2023 ketika para pemimpin dunia berkumpul di Dubai untuk menghadiri konferensi iklim COP28 di tengah meningkatnya tekanan untuk mengekang polusi gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global.

Sekjen PBB, Antonio Guterres, mengatakan rekor terpanas ini seharusnya membuat para pemimpin dunia merinding. "Tahun ini kita telah menyaksikan masyarakat di seluruh dunia dilanda kebakaran, banjir, dan suhu yang sangat panas. Kita memiliki peta jalan untuk membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5 Celsius dan menghindari kekacauan iklim yang terburuk. Akan tetapi kita juga membutuhkan para pemimpin untuk menjadi pemicu pada COP28 dalam perlombaan untuk menjaga batas 1,5 Celsius derajat tetap hidup," kata Guterres melalui pesan video.

Pertaruhannya semakin besar, dengan para ilmuwan memperingatkan bahwa kemampuan untuk membatasi pemanasan ke tingkat yang dapat dikelola, kini semakin sulit dilakukan.

Laporan Final

WMO akan menerbitkan laporan final Keadaan Iklim Global tahun 2023 pada paruh pertama tahun 2024. Namun dikatakan bahwa perbedaan antara 10 bulan pertama tahun ini dan 2016 serta 2020 yang sebelumnya menduduki puncak peringkat sebagai tahun-tahun terpanas sepanjang sejarah, sangat kecil kemungkinannya bahwa dua bulan terakhir akan mempengaruhi peringkat tersebut.

"Ini lebih dari sekedar statistik," kata Taalas, seraya memperingatkan bahwa kita semua berisiko gagal dalam perlombaan untuk menyelamatkan gletser dan mengendalikan kenaikan permukaan laut. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.