Menanti Data Inflasi dan PMI
📅 Jumat, 01 Des 2023, 08:03 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren positif jelang akhir pekan ini. Sentimen pergerakan IHSG diperkirakan berasal dari rilis data inflasi nasional pada November lalu dan kinerja sektor manufaktur atau purchasing managers' index (PMI).
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Jumat (1/12), bergerak menguat terbatas dengan support di 6.893 dan resistance di 7.100.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/11) sore, ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG ditutup menguat 44,65 poin atau 0,63 persen ke posisi 7.080,74. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,69 poin atau 0,62 persen ke posisi 930,03.
"Bursa Asia bergerak menguat seiring rilis data ekonomi Jepang dan Tiongkok," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, kemarin.
Indeks penjualan ritel Jepang meningkat 4,2 persen year on year (yoy) pada Oktober 2023, dan produksi industri Jepang meningkat 1,0 persen month to month (mtm) pada Oktober 2023, atau melampaui perkiraan pasar sebesar 0,8 persen (mtm), dan meningkat dari pertumbuhan 0,5 persen (mtm) pada bulan sebelumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, PMI manufaktur Tiongkok masih di zona kontraksi, dimana PMI Manufaktur NBS Tiongkok turun tipis menjadi 49,4 pada November 2023, dibandingkan 49,5 pada Oktober 2023, atau di bawah perkiraan yang sebesar 49,7.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!