Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pesawat Osprey Milik AS Jatuh di Perairan Jepang, 1 Awak Tewas, 7 Hilang

📅 Kamis, 30 Nov 2023, 09:15 WIB | Oleh: Tim Penulis

Tiga Marinir tewas pada tahun 2017 ketika sebuah Osprey jatuh setelah menabrak bagian belakang kapal pengangkut ketika mencoba mendarat di laut lepas pantai utara Australia.

Dan 19 Marinir tewas pada tahun 2000 ketika Osprey mereka jatuh saat latihan di Arizona.

Dikandangkan

Pada 2016, sebuah MV-22 Osprey mendarat di lepas pantai Okinawa, menyebabkan Marinir AS untuk sementara menghentikan pesawat tersebut di Jepang setelah kecelakaan tersebut memicu kemarahan penduduk setempat.

Seorang pejabat Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan kepada Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa dalam sebuah pertemuan pada Kamis bahwa mereka berencana meminta AS untuk menangguhkan penerbangan Osprey, kata seorang pejabat LDP kepada AFP.

Sehari sebelumnya, Perdana Menteri Fumio Kishida telah menyatakan bahwa pemerintahnya tidak akan segera mengajukan permintaan tersebut atau mempertimbangkan untuk melakukan hal tersebut terhadap pesawat Osprey yang digunakan militer Jepang, kantor berita Kyodo melaporkan.

"Ini adalah masalah yang harus kita pikirkan setelah memastikan apa yang sebenarnya terjadi," kata perdana menteri kepada wartawan, menurut Kyodo.

Militer AS memiliki sekitar 54.000 personel di Jepang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.