Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, BI Sebut Metode Transaksi Indonesia Lebih Maju dari Amerika Serikat dan Jepang

📅 Sabtu, 25 Nov 2023, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, BI Sebut Metode Transaksi Indonesia Lebih Maju dari Amerika Serikat dan Jepang Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Sumatra Barat Endang Kurnia Saputra (tiga dari kanan) memukul gendang pada peresmian Pasar Livin Sehat, Inovatif, Aman, Pakai (SIAP) QRIS di Pasar Raya Kota Solok, Jumat (24/11/2023).

Padang - Keren, Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Sumatra Barat Endang Kurnia Saputra mengatakan metode transaksi di Tanah Air lebih maju jika dibandingkan dengan Amerika Serikat dan Jepang.

"Di Amerika Serikat sendiri yang namanya kartu kredit belum pakai QRIS, sementara di Indonesia sudah menggunakannya. Artinya, kita lebih maju dari mereka," kata Kepala BI Kantor Perwakilan Sumatra Barat Endang Kurnia Saputra di Solok, Jumat.

Hal tersebut disampaikan Kepala BI Kantor Perwakilan Sumatra Barat di sela-sela peresmian Pasar Livin Sehat, Inovatif, Aman, Pakai (SIAP) QRIS di Pasar Raya Kota Solok.

Tidak hanya itu, Endang mengatakan mesin anjungan tunai mandiri atau ATM Indonesia juga lebih maju daripada mesin ATM di Jepang maupun di Negeri Paman Sam. Sebab, di Tanah Air masyarakat bisa melakukan berbagai macam transaksi keuangan.

Sebagai contoh masyarakat bisa menggunakan ATM untuk pembayaran uang sekolah, pembayaran tagihan listrik maupun air dan berbagai kebutuhan lainnya yang bisa dibayar langsung lewat mesin ATM.

"Sekarang kita lebih maju lagi karena masyarakat tidak perlu ke ATM dan cukup menggunakan gawai untuk membayar berbagai kebutuhan melalui QRIS," ujarnya.

Bahkan, pada tahun 2024 BI berencana mengeluarkan gebrakan baru yakni QRIS Tuntas. Artinya, setiap pengguna tidak perlu lagi menggunakan kartu debit di mesin ATM untuk melakukan transaksi tarik tunai.

Adang, sapaan akrabnya, mengatakan animo masyarakat dalam menggunakan QRIS lewat aplikasi Bank Himpunan Bank Milik Negara(Himbara) tergolong tinggi. Khusus di wilayah Sumatra Barat, BI setempat mencatat pengguna QRIS khusus di 2023 sudah mencapai 365 ribu lebih.

Untuk jangka panjang, BI Provinsi Sumbar akan menyosialisasikan dan memasifkan penggunaan QRIS di seluruh pasar tradisional yang ada di Ranah Minang. Bahkan, para pedagang keliling skala kecil juga diajak menggunakan metode transaksi itu.

"Jadi, 83 persen transaksi QRIS itu gratis karena nilai transaksinya masih di bawah Rp100 ribu," ujarnya.

Saat ini semua Bank Himbara dan Bank Nagari (bank daerah) tergolong aktif menggunakan metode QRIS. Tidak hanya itu, bank-bank tersebut terus mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah beralih menggunakan metode QRIS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.