Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Separuh Gletser di Puncak Gunung Andes Peru Telah Mencair Akibat Perubahan Iklim

📅 Jumat, 24 Nov 2023, 08:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Separuh Gletser di Puncak Gunung Andes Peru Telah Mencair Akibat Perubahan Iklim Doc: AP/Martin Mejia
Ket. Wisatawan berjalan di depan gletser Tuco di Taman Nasional Huascaran saat tur yang bertema "Route of Climate Change" di Huaraz, Peru, 12 Agustus 2016.

LIMA - Es di puncak gunung Andes di Peru, yang mewakili sebagian besar gletser tropis dunia, telah kehilangan lebih dari separuh wilayahnya akibat perubahan iklim, kata Kementerian Lingkungan Hidup Peru, Kamis (23/11).

Faktanya, gletser telah menyusut seluas 1.348 kilometer persegi (520 mil persegi) sejak 1962, menurut pengukuran terbaru, Institut Nasional Penelitian Gletser dan Ekosistem melaporkan.

Gunung Pastoruri, yang tingginya sekitar 5.250 meter di wilayah utara Ancash merupakan salah satu permata utama sektor pariwisata pegunungan Peru, adalah salah satu yang paling terkena dampaknya. Gunung ini kehilangan lebih dari 50 persen luas permukaan esnya, kata badan tersebut.

"Proses ini menyebabkan terbentuknya laguna baru," katanya.

Peru mengatakan negaranya adalah rumah bagi sekitar 70 persen gletser dunia yang berada di kawasan tropis.

"Gletser tropis sangat penting dan menarik karena merupakan indikator perubahan iklim yang sangat baik dan sensitif," kata lembaga tersebut.

Studi hilangnya es dilakukan di 20 pegunungan glasial yang tersebar di 14 dari 25 departemen di Peru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Janice/Chong Singkirkan Ung...
Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.