Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Respons Tiongkok Soal Penyakit Pernapasan yang Menyebar di Utara

📅 Jumat, 24 Nov 2023, 13:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Respons Tiongkok Soal Penyakit Pernapasan yang Menyebar di Utara Doc: AFP/Jade Gao
Ket. Tiongkok Utara telah melaporkan peningkatan "penyakit mirip influenza" sejak pertengahan Oktober jika dibandingkan dengan periode yang sama dalam tiga tahun sebelumnya.

BEIJING - Tiongkok melaporkan tidak ada 'patogen yang tidak biasa atau baru' pada penyakit pernapasan yang menyebar di bagian utara negara itu, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (23/11).

Tiongkok utara mencatat terjadi peningkatan "penyakit mirip influenza" sejak pertengahan Oktober jika dibandingkan dengan periode yang sama dalam tiga tahun sebelumnya, kata WHO, yang telah meminta informasi mengenai situasi tersebut.

Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mengatakan kepada wartawan pekan lalu bahwa lonjakan penyakit pernapasan disebabkan oleh pencabutan pembatasan Covid-19 dan peredaran patogen yang diketahui adalah influenza dan infeksi bakteri umum yang menyerang anak-anak, termasuk pneumonia mikoplasma.

WHO mengatakan pada Kamis, pihak berwenang Tiongkok telah memberikan tanggapannya, yang menyatakan "belum ada deteksi patogen yang tidak biasa atau baru atau presentasi klinis yang tidak biasa, termasuk di Beijing dan Liaoning."

Hal ini, kata pihak berwenang, merupakan masalah "peningkatan umum penyakit pernapasan yang disebabkan oleh berbagai patogen yang diketahui."

Ibu kota Tiongkok, Beijing, yang terletak di utara negara itu, saat ini sedang mengalami cuaca dingin, suhu diperkirakan turun hingga di bawah nol pada hari Jumat, kata media pemerintah.

Kota ini telah "memasuki musim penyakit menular pernafasan yang tinggi", kata Wang Quanyi, wakil direktur dan kepala ahli epidemiologi di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Beijing kepada media pemerintah.

Beijing "saat ini menunjukkan tren berbagai patogen hidup berdampingan", tambahnya.

Karena Musim

Di rumah sakit anak Capital Institute of Pediatrics Beijing pada Kamis, jurnalis AFP melihat kerumunan orang tua dan anak-anak mengenakan pakaian musim dingin.

Seorang pria bermarga Zhang menemani putranya yang berusia sembilan tahun yang mengalami batuk. Ia mengatakan putranya menderita pneumonia mikoplasma, patogen yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan, kelelahan, dan demam.

"Baru-baru ini banyak sekali anak-anak yang tertular penyakit ini," katanya."Tentu saja itu membuatku khawatir!"

Li Meiling (42) membawa putrinya yang berusia delapan tahun, yang menurutnya menderita jenis pneumonia yang sama.

"Memang benar banyak anak seusianya yang menderita penyakit ini saat ini," katanya kepada AFP.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

11 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.