Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Kepri : 141 Rumah Terendam Banjir di Karimun

📅 Jumat, 24 Nov 2023, 16:32 WIB | Oleh:
BPBD Kepri : 141 Rumah Terendam Banjir di Karimun Doc: ANTARA/HO-Humas BPBD Kepri
Ket. Potret rumah warga terendam banjir di wilayah Kabupaten Karimun, Kepri, akibat curah hujan tinggi ditambah air laut pasang, Kamis (23/11).

TANJUNGPINANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat ada sebanyak 141 rumah penduduk terendam banjir di Kabupaten Karimun, dengan total warga terdampak mencapai 486 jiwa.

Kepala BPBD Kepri, Hasbi, menyampaikan kejadian bencana alam itu dipicu curah hujan dengan intensitas tinggi ditambah air laut pasang pada Kamis (23/11).

"Kondisi ini menyebabkan banjir setinggi hingga dua meter merendam ratusan rumah warga di Karimun," kata Hasbi di Tanjungpinang, Jumat.

Menurutnya banjir merendam sebagian besar rumah warga di wilayah Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat di Karimun, dengan rincian di RT 001 RW 02 terdapat 34 rumah dengan jumlah 115 jiwa.

Kemudian, di RT 002 RW 002 ada 55 rumah dengan jumlah jiwa sebanyak 176 jiwa, lalu RT 002 RW 002 sebanyak 27 rumah dan 110 jiwa.

Selanjutnya, RT 004 RW 002 terdapat 24 rumah dan 80 jiwa, dan RT 001 serta RT 003 hanya satu rumah dan lima jiwa.

"Tak ada korban meninggal akibat banjir," ujar Hasbi.

Hasbi menyebut BPBD Kepri bersama instansi terkait telah melakukan monitoring dan pemantauan kejadian banjir di Karimun. Kemudian, melaksanakan piket jaga di Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) dan posko Tim Reaksi Cepat Pusat Bencana (TRC-PB).

Selain itu, lanjut dia, BPBD Kepri sudah menyerahkan persediaan barang atau buffer stok untuk memenuhi kebutuhan logistik para korban banjir di Karimun. meliputi cadangan makanan seperti beras, mie instan, sarden, lalu selimut hingga bahan material.

"Kalau buffer stok kurang, baru kita tambah lagi," ucap Hasbi.

Hasbi turut mengimbau warga lebih waspada terhadap potensi hujan badai hingga banjir di wilayah Kepri pada umumnya akibat cuaca ekstrem jelang akhir tahun.

"Khusus wilayah Natuna, waspada gelombang tinggi," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

BPOM Tetap Awasi Program MBG

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BPOM Tetap Awasi Program MBG

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Menkeu Tegaskan Pemerintah ...
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.