Terapi Casgevy, Harapan Bagi Penderita Sel Sabit dan Thalasemia Beta
📅 Rabu, 22 Nov 2023, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoMHRA menyebutkan, pasien kemudian harus menjalani perawatan pengkondisian, yang dapat melibatkan obat penekan kekebalan, radioterapi atau kemoterapi. Tujuannya untuk mempersiapkan sumsum tulang sebelum sel-sel yang dimodifikasi dimasukkan kembali ke pasien.
"Setelah itu, pasien mungkin perlu menghabiskan setidaknya satu bulan di fasilitas rumah sakit sementara sel-sel yang dirawat tinggal di sumsum tulang dan mulai membuat sel darah merah dengan bentuk hemoglobin yang stabil," demikian pernyataan MHRA.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (The US Food and Drug Administration/ FDA) AS sedang mengevaluasi pengobatan yang sama. Hal ini diperkirakan akan mengambil keputusan apakah akan memberikan lampu hijau atau tidak pada tanggal 8 Desember 2023 mendatang.
"Ini adalah langkah besar dalam kemajuan pendekatan medis untuk mengatasi penyakit genetik yang kami pikir tidak mungkin disembuhkan," kata Alena Pance, dosen senior genetika di Universitas Hertfordshire, dalam sebuah pernyataan yang dirilis olehScience Media Center.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam siaran persnya, MHRA tidak menyebutkan berapa biaya pengobatannya. Namun kemungkinan metode berbasis CRISPR-Cas9 memiliki dampak besar pada penelitian biomedis, kedokteran klinis, dan pertanian, serta digunakan secara luas di laboratorium di seluruh dunia karena biayanya besar dan cukup mahal. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!