Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BEM DIY Aliansi Jaga Demokrasi Gelar Mimbar Demokrasi di Kampus ISI, Kamis 23 November: Mahasiswa Bersama Rakyat Tolak Politik Dinasti & Pelanggar HAM

📅 Rabu, 22 Nov 2023, 15:45 WIB | Oleh:
BEM DIY Aliansi Jaga Demokrasi Gelar Mimbar Demokrasi di Kampus ISI, Kamis 23 November: Mahasiswa Bersama Rakyat Tolak Politik Dinasti & Pelanggar HAM Doc: Istimewa

YOGYAKARTA - Badan Eksekutif Mahasiswa berbagai kampus di Daerah Istimewa Yogyakarta yang tergabung dalam Aliansi Jaga Demokrasi akan menggelar Mimbar Demokrasi pada hari Kamis 23 November 2023 pukul 14.00 - 17.30 di kompleks Kampus Institut Seni Indonesia ISI Sewon Bantul Yogyakarta. Mimbar Demokrasi mengangkat tajuk "Mahasiswa Bersama Rakyat Tolak Politik Dinasti & Pelanggar HAM."

Menurut ketua Badan Eksekutif Mahasiswa ISI Arya Dewi Prayitno, Mimbar Demokrasi digelar sebagai wujud keprihatinan kalangan mahasiswa atas kondisi bangsa hari ini. Dimana banyak terjadi preseden demokrasi mulai dari tidak independennya institusi penegak hukum dalam hal ini putusan Mahkamah Konstitusi yang sarat dengan rekayasa penguasa untuk memuluskan kepentingan politik dinasti.

"Mestinya MK sebagai wasit penjaga konstitusi bisa netral dan mengambil jarak dengan kepentingan politik di proses pemilu yang tengah bergulir. Bukan sebaliknya justru menjadi tukang legalisir agenda politik penguasa," tukas Arya dalam rilis pers yang diterima redaksi Rabu (22/11).

Preseden kedua adalah kegagalan pemerintahan Jokowi menuntaskan pengusutan pelanggaran HAM berat. Menurutnya Kepala Negara telah menetapkan terdapat 12 kasus pelanggaran HAM berat. Tiga diantaranya adapah kasus penghilangan orang secara paksa 1997 - 1998, kerusuhan Mei 1998 dan peristiwa Trisakti serta Semanggi 1998-1999. Kasus-kasus ini masih jalan di tempat. Padahal rekomendasi dari Tim Pencari Fakta Komnas HAM sudah jelas menyebut dalang penculikan aktivis. Pun Dewan Kehormatan Muliter yang dipimpin Jendral Wiranto kala itu telah melakukan pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) kepada Prabowo Subianto.

"Namun janji Jokowi tinggal janji. Hingga di ujung kekuasaannya saat ini tak ada sedikitpun political will untuk menuntaskan agenda pelanggaran HAM berat ini," tandas Arya.

Ketua Aliansi Jaga Demokrasi Muhammad Suhud menjelaskan acara Mimbar Demokrasi diharapkan dapat semakin menyuarakan ketidakadilan yang masih terjadi di negeri ini. Acara akan diisi dengan performance art, orasi-orasi mahasiswa dan tokoh-tokoh akrivis, seniman, budayawan, perwakilan petani, buruh, pedagang kecil serta doa lintas agama dan pertunjukan musik group Metfora.

Muhammad Suhud mengundang mahasiswa dan masyarakat hadir di acara Mimbar Demokrasi. Bagi yang hadir mohon tidak mengenakan simbol-simbol partai politik maupun pasangan capres cawapres yang tengah berkontestasi.

Sebagai pendahuluan pada hari ini Rabu (22/11) mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Jaga Demokrasi melakulan aksi bagi-bagi selebaran dan stiker serentak di 35 kampus Yogyakarta. Stikernya bertuliskan "Perlawanan Terhadap Matinya Demokrasi."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.