Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PUPR: Titik Genangan di Mataram Tinggal Satu Lokasi

📅 Selasa, 21 Nov 2023, 16:34 WIB | Oleh:
PUPR: Titik Genangan di Mataram Tinggal Satu Lokasi Doc: ANTARA/Nirkomala
Ket. Ilustrasi: kegiatan pengangkutan sampah di aliran Kali Ning oleh petugas Dinas PUPR Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, antisipasi luapan air ke jalan ketika terjadi hujan deras.

MATARAM - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mencatat titik genangan di Mataram saat ini tersisa satu lokasi dari jumlah awal 17 titik.

"Pada tahun 2019, titik genangan di Mataram terdapat 17 titik dan sekarang tersisa satu titik yakni di kawasan Lingkar Selatan tepatnya depan asrama haji," kata Plt Kepala Dinas PUPR Kota Mataram Miftahurrahman di Mataram, Selasa.

Miftahurrahman yang juga menjabat sebagai Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Setda Kota Mataram mengatakan, hal itu terjadi karena kondisi topografi yang cekung.

Selain itu, permukaan air laut di kawasan itu lebih tinggi dengan daratan sehingga titik ini menjadi lokasi paling berat untuk ditangani.

"Apalagi ketika terjadi gelombang pasang disertai hujan lebat dengan intensitas lama, genangan di kawasan itu tidak bisa dihindarkan," katanya.

Sementara untuk titik-titik genangan lainnya di Kota Mataram, katanya, sejauh ini sudah dapat teratasi sehingga tidak terjadi genangan.

Sedangkan titik di Simpang Empat Airlangga yang sering kali disebut genangan, menurutnya, bukanlah genangan karena yang terjadi di titik itu merupakan antrean air masuk ke saluran.

Saluran di Jalan Airlangga itu merupakan saluran utama yang menampung air dari arah utara dan timur untuk di buang ke Kali Ancar.

"Jadi ketika hujan deras, terjadi antrean air masuk ke saluran yang memicu genangan. Tapi kondisi itu tidak berlangsung sampai berjam-jam, sebab ketika hujan reda air di permukaan jalan akan surut," katanya.

Miftahurrahman mengatakan, kondisi itu terjadi karena volume air yang masuk melampaui kapasitas saluran dan solusi-nya ke depan perlu ada upaya menambah kapasitas dengan memperbesar saluran yang pastinya butuh biaya besar.

Karena itu, pihaknya terus menggencarkan kegiatan normalisasi untuk mengangkat sedimen dan sampah di saluran yang dapat menghambat aliran air.

"Selama saluran bebas dari sedimen dan sampah, kami yakin air bisa mengalir maksimal hingga ke muara sungai," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.