Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kenya Dilanda Banjir, Penumpang Bus Dievakuasi dengan Tambang

📅 Sabtu, 18 Nov 2023, 08:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kenya Dilanda Banjir, Penumpang Bus Dievakuasi dengan Tambang Doc: ANTARA/REUTERS/Stringer
Ket. Penumpang menggunakan tambang untuk menerobos banjir saat mereka dievakuasi dari bus umum di tengah hujan deras di distrik Kisauni, Mombasa, Kenya, 17 November 2023.

MOMBASA - Banjir yang merendam jalan di Kota Mombasa, wilayah pesisir Kenya, membuat penumpang bus harus menggunakan tambang untuk menyelamatkan diri dari genangan air setinggi dada.

Penumpang lain yang naik ke atap bus sambil memakai payung dan jas hujan menunggu giliran untuk pindah ke tempat yang lebih aman di distrik Kisauni, sekitar 500 km dari Ibu Kota Nairobi.

Sedikitnya 46 orang tewas akibat banjir di Kenya sejak musim penghujan tiba kurang dari sebulan lalu, menurut kelompok bantuan Save the Children.

Jumlah korban diperkirakanakan terus meningkat.

Hujan deras yang memicu banjir bandang telah merendam kota-kota di seluruh Afrika Timur sehingga ratusan ribu orang terpaksa mengungsi.

Penduduk Kota Bamburi yang rumahnya terendam menyalahkan pemerintah karena gagal membuka dan memperbaiki saluran air.

"Kami dan tetangga saling bantu karena rumah kami hancur oleh banjir," kata warga bernama Abubakar Abdallah.

"...Kami tak tahu bagaimana malam berikutnya nanti."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

48 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.