Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI dan UI untuk atasi kebijakan kependudukan tepat sasaran

📅 Kamis, 16 Nov 2023, 23:02 WIB | Oleh:
Pemprov DKI dan UI untuk atasi kebijakan kependudukan tepat sasaran Doc: ANTARA/HO-PPID DKI Jakarta
Ket. Seminar kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan Universitas Indonesia (UI) bertajuk "Penonaktifan Sementara dan Pengaktifan Kembali Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Jakarta" di Perpustakaan Pusat UI, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/11/2023).

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Lembaga Demografi Universitas Indonesia (UI) menjalin kerja sama sebagai upaya mengatasi demografi di Jakarta sekaligus kebijakan kependudukan tepat sasaran.
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta menyebutkan data kependudukan di DKI Jakarta yang terdaftar berjumlah sekitar 11,3 juta jiwa penduduk. Namun, faktanyahanya 8,9 juta jiwa penduduk yang berdomisili di Jakarta, sementara sisanya tidak berdomisili di Jakarta.

"Hal ini menjadi kendala dalam memberikan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan berpotensi tidak tepat sasaran. Kerja sama ini sekaligus sebagai upaya untuk memperkuat strategi Jakarta menuju kota global," kata Joko dalam seminar bertajukPenonaktifan Sementara dan Pengaktifan Kembali Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Jakartadi Perpustakaan Pusat UI, Depok, Jawa Barat, Kamis.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga perlu merumuskan kebijakan yang dapat mengontrol pendataan dan pendaftaran penduduk secarade facto. Dalam implementasi tersebut, upaya mewujudkan tertib administrasi kependudukan melalui kerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri.

Kerja sama itu melalui penerapan kebijakan penonaktifan sementara NIK bagi penduduk yang secarade factosudah tidak lagi berdomisili di wilayah DKI Jakarta selama 1 tahun.

Joko menjelaskan bahwa aspek data kependudukan menjadi salah satu tantangan Jakarta menuju kota global karena daerah ini menempati urutan ke-70 kota terpadat di dunia.



Ia lantas menyebutkan sejumlah permasalahan kependudukan, antara lain, tren peningkatan jumlah penduduk pendatang setiap tahunnya dan karakteristik penduduk pendatang yang umumnya memiliki tingkat pendidikan dan pendapatan yang rendah.

Jika hal tersebut tidak ditangani dengan tepat,menurut dia, akan berpotensi menjadi persoalan perkotaan seperti kemiskinan ekstrem danstunting di wilayah kumuh.


Selain itu, lahirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) yang akan menjadi ibu kota Indonesia pada tahun depan, menjadi salah satu alasan bagi Pemprov DKI untuk mengeluarkan kebijakan kependudukan yang tepat sasaran, sekaligus sambil menunggu pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kekhususan Jakarta (DKJ).

Perpindahan ibu kota dari Jakarta ke Nusantara menjadi momen bagi Jakarta untuk berkembang menjadi kota bisnis, kota keuangan, pusat perdagangan, serta pusat jasa berskala regional dan global.

"Jakarta bersama Jawa Barat dan Banten memiliki peran yang besar dalam menumbuhkan ekonomi nasional karena kontribusinya hampir setengah inflasi nasional, yakni sebesar 46,5 persen berasal dari Jabotabek," jelas Joko.

Turut hadir dalam seminar tersebut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Budi Awaluddin, Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Teguh Setyabudi, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta Dwi Paramita Dewi, dan Kepala Lembaga Demografi UI Abdillah Hasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.