Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Singapura Pasang Panel Surya di Trotoar Jalan yang Dapat Dilalui Pejalan Kaki

📅 Rabu, 15 Nov 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Singapura Pasang Panel Surya di Trotoar Jalan yang Dapat Dilalui Pejalan Kaki Doc: ISTIMEWA
Ket. Singapura

SINGAPURA - Singapura menerapkan inovasi baru untuk memanfaatkan tenaga matahari yaitu paving block tenaga surya pertama di Singapura akan dipasang di Fort Siloso Skywalk Sentosa pada kuartal pertama 2024. Ini menjadi bagian dari upaya Singapura untuk mencapai netralitas karbon sembari mencari cara baru untuk memanfaatkan kekuatan matahari.

Dikutip dari The Straits Times, paving block tenaga surya pada dasarnya adalah panel surya yang dipasang di trotoar yang dapat dilalui pejalan kaki.

Sentosa Development Corporation (SDC) secara agresif meluncurkan penggunaan panel surya. Perusahaan ini mencapai kapasitas puncak tenaga surya lebih dari 5,2 megawatt pada tahun 2023, melampaui target kapasitas tenaga surya semula sebesar 3 megawatt sebesar sekitar 68 persen.

Pulau ini juga mempunyai rencana lain untuk membantunya mencapai netralitas karbon pada 2030.

Berbicara kepada wartawan di Palawan Kidz City di Pulau Sentosa pada Selasa (14/11), Lee Cheh Hsien, direktur divisi perencanaan SDC, mengatakan meningkatkan penggunaan energi surya adalah salah satu dari banyak cara Pulau Sentosa melakukan dekarbonisasi secara aktif.

Tingkatkan Efisiensi

Upaya lainnya termasuk meningkatkan efisiensi energi di seluruh gedung dan pengelolaan limbahnya. SDC juga secara aktif berkolaborasi dengan mitra pulaunya untuk peluncuran panel surya.

Mereka adalah Mount Faber Leisure Group, Resorts World Sentosa, Capella Singapore, One15 Marina Sentosa Cove, dan Big Tiny yang mengoperasikan Tiny Away Escape @ Lazarus Island. Panel surya telah dipasang di 46 lokasi di pulau itu melalui bisnis ini.

Ketika ditanya sejauh mana energi surya akan menjadi bagian dari bauran energi pada tahun 2030, Lee mengatakan bahwa SDC akan memberikan pembaruan yang lebih kuantitatif secara progresif.

Dengan kapasitas tenaga surya yang terpasang lebih dari 5,2 megawatt-peak, hampir 6,6 gigawatt jam (Gwh) energi bersih dapat diproduksi setiap tahunnya.

"Hal ini berpotensi mengurangi lebih dari 2.600 ton karbon dioksida per tahun, jumlah yang setara dengan emisi karbon yang dihasilkan oleh 97.700 kamar hotel yang bermalam," kata SDC.

Kapasitas surya mengukur seberapa banyak energi surya yang dapat dihasilkan dalam kondisi optimal, sedangkan total energi yang dihasilkan bergantung pada sejumlah faktor, antara lain jumlah sinar matahari dan orientasi panel.

SDC melibatkan lebih banyak perusahaan untuk ikut serta dalam perjalanan solarisasinya, termasuk hotel Amara Sanctuary Resort dan FOC Sentosa, sebuah restoran dan klub pantai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

31 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.