Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kali Ciliwung Meluap Mengakibatkan Empat Kelurahan di Jaktim Terendam

📅 Rabu, 15 Nov 2023, 16:40 WIB | Oleh:
Kali Ciliwung Meluap Mengakibatkan Empat Kelurahan di Jaktim Terendam Doc: ANTARA/HO-BPBD DKI Jakarta
Ket. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta tengah melihat kondisi permukiman warga yang terendam banjir di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (15/11).

JAKARTA -- Kali Ciliwung meluap mengakibatkan empat kelurahan di Jakarta Timur terendam dengan ketinggian 10 centimeter (cm) hingga 50 cm pada Rabu pagi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut empat kelurahan itu yakniCililitan, Cawang (Kecamatan Kramat Jati), Kampung Melayu, dan Bidara Cina (Kecamatan Jatinegara).

"Pada Selasa malam Pos Pantau Katulampa, Bogor mengalami kenaikan status menjadi siaga 3. Hal ini menyebabkan Kali Ciliwung meluap dan merendam permukiman di empat kelurahan pada Rabu pagi sekitar pukul 03.45 WIB," kata Kasatgas BPBD Jakarta Timur Sukendar ketika dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Tak hanya itu, hujan lokal di empat kelurahan tersebut juga menyebabkan air Kali Ciliwung meluap.

Daerah yang terkena banjir, yakni Jalan Musholah Al Hikmah RT 06/RW 07 Kelurahan Cililitan dengan ketinggian air sekitar 30 cm, di Kelurahan Cawang terdapat dua RW yang terendam banjir dengan ketinggian 10 cm-40 cm, yakni RW 03 dan RW 05.

Kelurahan Kampung Melayu berada di Jalan Kebon Pala RW 04 dan RW 05 dengan ketinggian air sekitar 50 cm, dan Kelurahan Bidara Cina berada di Jalan Biduri RW 11 dengan ketinggian air 20 cm.

Hingga saat ini, kata Sukendar, air sudah berangsur surut. Bahkan, sejumlah kelurahan sudah tidak terjadi banjir atau genangan air.

"Hingga pukul 11.58 WIB, hanya di Kebon Pala yang masih banjir dengan ketinggian sekitar 20 cm," ujarnya.

Dia menambahkan, petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DKI Jakarta wilayah Jaktim selalu bersiaga untuk mengantisipasi terjadinya banjir di wilayah tersebut.

Sementara itu, Ketua RT 13/RW 04 Sanusi mengatakan luapan Kali Ciliwung menyebabkan merendam permukiman warga sekitar pukul 04.00 WIB, dengan ketinggian air sekitar 65 cm.

Meluapnya Kali Ciliwung itu karena pada Selasa malam (14/11) tinggi muka air di Bendungan Katulampa, Bogor berstatus siaga 3.

"Memang kemarin kan hujan deras di Bogor dan Rabu dini hari di Jakarta. Ditambah lagi air kiriman dari Bogor. Namun siang ini, air sudah surut," kata dia.

Sanusi menambahkan di Kebon Pala sudah empat kali banjir selama November 2023 ini karena dinilai sodetan Kali Ciliwung tidak berfungsi secara maksimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.