Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ganjar Akan Siapkan Sekolah Vokasi untuk Bekali Pekerja Migran

📅 Jumat, 10 Nov 2023, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ganjar Akan Siapkan Sekolah Vokasi untuk Bekali Pekerja Migran Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Sapa Calon pekerja migran -- Bakal calon presiden Ganjar Pranowo (kanan) menyapa calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) usai memberikan pembekalan di Jakarta, Kamis (9/11). Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar pemberian pembekalan kepada 1.500 calon PMI yang akan ditempatkan di Korea Selatan.

JAKARTA - Bakal Calon Presiden (Capres) RI Ganjar Pranowo akan menyiapkan sekolah vokasi untuk pembekalan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sehingga mereka memiliki kemampuan dan keterampilan lebih saat bekerja di luar negeri.

"Perlu disiapkan pada masa depan dari sisi jumlah. Dari sisi kebutuhan secara vokasi, perlu pula menyiapkan dengan baik, mengarahkan anak-anak kita dengan baik. Kelak seluruh lapangan pekerjaan bisa diisi oleh anak-anak yang hebat ini," kata Ganjar pada acara pembekalan kepada 1.500 calon PMI yang berangkat ke Korea Selatan, di Jakarta, Kamis (9/11).

Di samping itu, dia juga mendorong calon PMI untuk dapat mengetahui hak dan kewajibannya. Dengan demikian, mereka dapat dihargai di luar negeri.

Dengan keterampilan yang baik, menurut Ganjar, PMI dapat memiliki pendapatan yang baik sebab sesuai dengan kebutuhan. "Mereka harus tahu hak-haknya, kerjanya juga mesti menunjukkan bahwa bersangkutan punya keterampilan yang bagus, kinerjanya bagus. Dengan demikian, mereka akan dihormati dan diakui," kata dia.

Ganjar juga meminta kepada PMI apabila menemukan kendala dan masalah untuk bisa lapor ke Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) sehingga ada solusi dan perlindungan atas masalah yang terjadi.

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini juga menyoroti persoalan migran ilegal di luar negeri. PMI ilegal masih menjadi isu prioritas yang harus diselesaikan. Untuk menghindari hal itu, kata dia, calon PMI harus menyiapkan legalitas keberangkatan, menyiapkan ketrampilan, dan memiliki orientasi untuk mengetahui akan bekerja di mana sehingga mengerti hak dan kewajiban.

"Cara yang ilegal sering kali ada kasus atau masalah, dan harus ngurus soal itu. Saya tanya di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) ini bagian dari persoalan terkait dengan kepentingan nasional, yang ada di luar salah satunya soal pekerja migran ini," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pekerja migran sebagai salah satu penyumbang terbesar devisa negara berhak mendapatkan penghormatan. Sejauh ini, menurut dia, BP2MI sudah menyiapkan jalur cepat di bandara hingga ruang tunggu khusus untuk PMI sebagai salah satu bentuk penghormatan.

Dalam kesempatan itu, Ganjar menemui siswa SMP asal Purwodadi, Jateng, Samsul Hadi, yang melamar pekerjaan ke Korea Selatan di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Jangan Apatis

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md menyebut pemilihan umum (pemilu) menjadi momentum agar masyarakat Indonesia bisa memilih untuk menghindari pemimpin yang jahat.

"Ingat bahwa pemilu itu bukan untuk memilih manusia yang sempurna, enggak ada manusia yang sempurna. Pemilu itu sedapat mungkin menghindarkan orang jahat menjadi pemimpin kita," kata Mahfud usai menyampaikan orasi ilmiah dalam Dies Natalis Universitas Pancasila di Jakarta, Kamis.

Mahfud berharap agar masyarakat menilai kebaikan dan keburukan dari setiap calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). "Selanjutnya saudara pilih berdasarkan kepentingan dan aspirasi saudara," katanya.

Mahfud yang menjadi bakal calon wakil presiden untuk Capres Ganjar Pranowo juga meminta agar anak muda tidak apatis terhadap pemilu dan bakal pasangan calon presiden/wakil presiden yang sudah terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI saat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Prabowo Bawa 3 Pesan Pentin...

Kondisi Gelombang Tinggi di Perairan Aceh Barat

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kondisi Gelombang Tinggi di...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.