Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Proses Rekrutmen Guru ASN Terkendala Formasi

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 01:05 WIB | Oleh:
Proses Rekrutmen Guru ASN Terkendala Formasi Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Ikuti raker -- Mendikbud Ristek Nadiem Makarim mengikuti rapat kerja bersama Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/11). Rapat tersebut membahas evaluasi program kerja dan anggaran 2023 sebagai bahan pertimbangan persiapan APBN 2024, perkembangan isu-isu terkini, penyampaian DIPA 2024 dan penyerahan laporan Panja peningkatan literasi serta tenaga Perpustakaan Komisi X DPR.

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, mengatakan, proses rekrutmen guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) terkendala formasi yang tersedia. Meski sudah mengangkat 600 ribu lebih guru ASN dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), kebutuhan guru ASN masih cukup banyak.

"Sekarang sudah ada 600 ribu guru honorer sudah diangkat, masih ada cukup banyak, tapi kendalanya ada berbagai macam di lapangan, tapi utamanya terkendala formasi," ujar Nadiem dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI, di Jakarta, Rabu (8/11).

Dia menjelaskan, penyelesaian masalah tersebut dengan cara mendorong penentuan formasi dilakukan oleh pemerintah pusat sesuai kebutuhan sekolah. Untuk merealisasikan hal tersebut, perlu aturan pendukung yakni Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) turunan dari Undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang ASN.

"Harapan besar kami, agar formasi bisa ditentukan dari pusat berdasarkan kebutuhan masing-masing sekolah. Ini masih harapan, masih didiskusikan (bersama Kemenpan RB) dan kami coba masukan ke dalam RPP ini," jelasnya.

Nadiem menambahkan, solusi kedua adalah memberikan hak kepada sekolah melakukan rekrutmen talenta guru secara berkala sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran. Proses tersebut dikolaborasikan dengan formasi yang disediakan pemerintah pusat.

Dia menilai, dua solusi tersebut menghapus perdebatan formasi dan masalah guru honorer. Meski begitu, selain butuh dukungan RPP, implementasinya mesti didukung investasi teknologi. "Ini tidak mungkin cepat. RPP-nya mudah-mudahan selesai akhir tahun ini, tapi implementasinya butuh investasi teknologi dan berbagai macam hal. Harapan besarnya itu bisa 2024 bisa diakselerasi, tapi butuh kesabaran," tandasnya.

Rekrutmen Fleksibel

Secara terpisah, Plt Asisten Deputi Manajemen Talenta dan Peningkatan Kapasitas SDM Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Agus Yudi Wicaksono, mengatakan, rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) ataupun PPPK dapat dilakukan secara fleksibel. Perekrutan bisa dilakukan lebih dari satu kali dalam satu tahun mengingat UU 20/2023 tentang ASN memberikan keleluasaan bagi instansi dalam pengadaan SDM.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Rekrutmen ASN dapat diselenggarakan secara fleksibel yang selanjutnya akan diatur dalam peraturan pemerintah," katanya.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek, Nunuk Suryani menyambut baik hal tersebut. Menurutnya, aturan baru tersebut akan mempercepat pemenuhan kebutuhan guru ASN di sekolah negeri.

"Sebelumnya perekrutan itu sekali setahun dan terpusat dan hanya pada bulan-bulan tertentu. Kalau di UU ASN tadi (UU 20/2023) sudah boleh lebih dari satu kali," ucapnya.

Nunuk mengatakan saat ini dibutuhkan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 601 ribu. 601 ribu guru tersebut diharapkan terpenuhi pada tahun 2024. "Kebutuhan guru ASN saat ini sebanyak 601 ribu formasi. Jumlah tersebut diharapkan akan terpenuhi pada tahun 2023 sebanyak 296 ribu formasi dan 2024 sebanyak 305 ribu formasi," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.