Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Beri Kesaksian di Persidangan Kasus Perdata di New York

📅 Selasa, 07 Nov 2023, 09:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump Beri Kesaksian di Persidangan Kasus Perdata di New York Doc: BBC
Ket. Tangkapan layar - Sketsa kesaksian Donald Trump di persidangan kasus perdata di Pengadilan New York.

NEW YORK - Di antara lampu gantung yang berkilauan dan bangku kayu di ruang sidang Pengadilan Kota New York yang megah dan khidmat, Donald Trump memberikan kesaksiannya pada Senin (6/11), mengangkat tangan kanannya dan bersumpah bahwa kesaksiannya akan jujur.

Selama empat jam, hanya disela istirahat makan siang, mantan presiden dan calon terdepan Partai Republik tahun 2024 ini berdebat dengan jaksa penuntut dalam kasus perdata yang mengancam kerajaan real estatnya, terkadang ia meledak dalam kemarahan.

Saat ia duduk dengan tangan disilangkan dan kepala sedikit dimiringkan, kekesalan Trump terhadap pertanyaan jaksa Kevin Wallace terkait rumah mewahnya dan gedung pencakar langit yang besar, terlihat jelas.

Dia menjebak semua orang sebagai musuh, mulai dari hakim yang hingga Jaksa Agung New York yang kantornya memimpin kasus ini -- sebuah "peretasan politik", menurut Trump.

"Saya pikir kasus ini memalukan," kata pria berusia 77 tahun itu di mimbar, mengenakan jas biru tua dengan bendera Amerika di kerahnya.

"Ini adalah campur tangan pemilu."

Trump, putranya Don Jr dan Eric, serta para eksekutif Trump Organization lainnya dituduh menggelembungkan nilai aset real estat mereka hingga miliaran dolar untuk mendapatkan pinjaman bank dan persyaratan asuransi yang lebih menguntungkan - hanya satu dari sekian banyak pertarungan hukum yang terjadi dua kali - yang dihadapi mantan presiden ini.

Tanggapan Trump yang bertele-tele terkadang mendapat teguran dari hakim, yang duduk tepat di sebelah kanannya. Hakim memperingatkan mantan presiden itu: "Ini bukan demonstrasi politik."

"Tolong jawab saja pertanyaannya, jangan pidato," pinta Hakim Arthur Engoron (74).

Pada satu titik, Wallace-lah yang menanggapi salah satu omelan Trump, menunggu sampai akhir caciannya kemudian bertanya kepadanya -- seperti cara seseorang menyapa anak yang sedang marah.

"Kamu sudah selesai?"tanya jaksa.

"Saya sudah selesai," Trump mengizinkan.

Trump menampik tuduhan bahwa laporan keuangan perusahaannya palsu, dan menggambarkannya sebagai "sangat konservatif."

"Itu sebenarnya bukan dokumen yang terlalu diperhatikan oleh bank," katanya."Bank-bank sudah melunasinya."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Pelatih Timnas Indonesia Jo...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

17 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
Inggris Hadapi Ancaman Rese...
Nasional
RI Butuh Lebih Banyak Wirau...

Anugerah Jurnalistik KWP 2026

27 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Anugerah Jurnalistik KWP 2026

Perwakilan ICRC Temui Aung San Suu Kyi

32 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Perwakilan ICRC Temui Aung ...
Olahraga
Kabar Gembira, Reno Salampe...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.