Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sembilan Jiwa Terkena Dampak Kebakaran Rumah di Cengkareng

📅 Selasa, 07 Nov 2023, 18:00 WIB | Oleh:

"Gini ya, hampir rata-rata terjadinya kebakaran itu kan 74,7 persen akibat alat listrik. Nah itu warga itu hampir rata-rata yang seperti itu terjadi karena arus pendek. Makanya masyarakat perluhati-hati gunakan listrik," katanya.

Selama ini, kata dia, banyak masyarakat menggunakan kabel-kabel yang tidak berstandar nasional.

"Itu yang kita khawatirkan makanya. Kedua, banyak pemakaian konsumen-konsumen sebenarnya kalau dibilang dulu itu nyolong-nyolong arus listrik gitu lah. Itu yang dikhawatirkan, karena dia langsung dari kabel, dari listrik sampai ke panelnya," kata dia.

Selain itu, lanjut dia, banyak indikasi penggunaan satu meteran oleh empat sampai lima rumah sekaligus.

"Nah, biasanya satu titik meteran itu bisa ada lima atau empat cabang. Nah bahkan kabelnya kalau memang kita lihat tidak standar nasional atau ada kabel semrawut. Itu kita imbau supaya mengganti kabelnya. Jadi, kita itu sebagai pembelajaran seperti itu," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.