Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Penularan, KNPI Papua Tengah Gelar Diskusi Publik Perangi Laju HIV/AIDS

📅 Selasa, 07 Nov 2023, 00:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Penularan, KNPI Papua Tengah Gelar Diskusi Publik Perangi Laju HIV/AIDS Doc: Antara/Dokumentasi pribadi
Ket. Sekretaris DPD KNPI Papua Tengah Paskalis Boma saat memberikan sambutan pada kegiatan Diskusi Publik Urgensi HIV/AIDS di Kabupaten Nabire.

Timika - Cegah penularan, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Tengah menggelar diskusi publik untuk memerangi laju perkembangan kasushuman immunodeviciency virus(HIV) danacquired immune deficiency syndrome(AIDS) di daerah ini.

Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) KNPI Provinsi Papua Tengah Paskalis Boma melalui sambungan telepon kepada ANTARA di Timika, Senin, mengatakan tujuan pelaksanaan diskusi publik ini untuk mengoptimalkan peran kepemudaan dalam rangka mencegah laju penyebaran HIV/AIDS.

"Berdasarkan data kasus HIV/AIDS yang kami peroleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua menunjukkan sebaran kasus di wilayah adat Meepago angkanya cukup tinggi, terutama di Kabupaten Nabire dan Mimika," katanya.

Menurut Paskalis, pelaksanaan diskusi publik ini dikemas dalam sebuah ruang edukasi yang mengacu dari tingginya jumlah kasus HIV/AIDS di Papua Tengah, yang menjadi ancaman serius bagi masyarakat.

"Kami melibatkan pemuda dalam kerja-kerja penanggulangan HIV/AIDS di Provinsi Papua Tengah, juga bersama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA)," ujarnya.

Dia menjelaskan KNPI Papua Tengah melihat ruang bagi unsur kepemudaan untuk dapat memainkan peran terkait pencegahan dan juga penanggulangan HIV/AIDS melalui sosialisasi.

"Kami menyadari bahwa pemuda dapat menjadi objek, tetapi juga subjek dalam konteks HIV/AIDS, sehingga inilah yang menjadi semangat untuk membantu pemerintah menekan angka kasus tersebut," katanya.

Dia menambahkan berdasarkan persentase per wilayah adat, di Meepago angka HIV/AIDS tertinggi, yakni 19.265 kasus, dua kabupaten di wilayah adat ini dengan angka kasus tertinggi, yakni Nabire 9.412 kasus dan Mimika 7.130 kasus.

"Persentase angka kasus HIV dan AIDS ini kami peroleh per Mei 2023, kami berharap organisasi kepemudaan, paguyuban maupun masyarakat untuk terus mensosialisasikan bahaya HIV/AIDS," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Naomi Siap Hadapi Elise Mertens

15 menit yang lalu | Opik

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.