Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mahasiswa Diajak Berperan Aktif Membangun Daerah

📅 Senin, 06 Nov 2023, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mahasiswa Diajak Berperan Aktif Membangun Daerah Doc: ANTARA/HO-Kemensos
Ket. Menteri Sosial Tri Rismaharini saat memberi motivasi para mahasiswa yang bergabung di Rakernas ke-13 Kesatuan Aksi Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) yang digelar di Asrama Haji Sukolilo SurabayabJatim, Sabtu (4/11/2023).

Jakarta - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengajak para mahasiswa yang bergabung di Rakernas ke-13 Kesatuan Aksi Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) yang digelar di Asrama Haji Sukolilo Surabaya Jawa Timur, untuk berperan aktif dalam pembangunan di daerahnya.

Mensos dalam keterangannya yang disiarkan di Jakarta, Minggu, bertutur tentang kondisi Indonesia dengan keanekaragaman persoalan, yang tentunya membutuhkan peran serta mahasiswa dalam pembangunan.

"Saya sudah mendatangi beberapa wilayah perbatasan, seperti di Kalimantan, Papua, dan juga yang berbatasan dengan Timor Leste. Di tempat tersebut Kemensos melakukan upaya pembenahan sosial. Termasuk juga penyediaan kebutuhan masyarakat seperti air bersih," kata Mensos, Sabtu (4/11).

Mensos melihat bahwa apa yang telah dilakukan Kemensos tentu akan bisa dilakukan juga oleh para mahasiswa. Mereka mendapatkan berbagai ilmu yang dinilai akan sangat bermanfaat jika diterapkan di wilayah atau daerah asal mahasiswa tersebut.

"Saya sampaikan bahwa para pegawai di Kemensos hampir 99,9 persen bukan tenaga teknis. Namun mereka bisa membangun fasilitas untuk masyarakat seperti jaringan air bersih. Saya pun juga berlatar belakang arsitek tapi menjadi Menteri Sosial dan Alhamdulillah bisa. Saya yakin kalian anak- anakku juga bisa untuk berperan aktif dalam pembangunan minimal di daerah kalian," kata mantan Wali Kota Surabaya tersebut.

Dalam memotivasi para mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia, Mensos juga sempat mengajak salah satu pejabatnya yang secara kebetulan beragama Hindu. Adalah I Ketut Supena, Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Kemensos RI, yang melakukan zoom di tengah acara.

Mensos secara khusus menyambungkan I Ketut Supena dengan para mahasiswa Hindu agar mereka termotivasi bisa seperti pria yang akrab dipanggil Pak Ketut itu.

"Beliau ini (Ketut Supena) adalah seorang Hindu yang kuliah di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan menjadi lulusan terbaik dan tercepat. Nah ketika saya tarik di Kemensos, saya minta beliau untuk belajar bisnis karena di Kemensos ada program pahlawan ekonomi sebagai upaya pemberdayaan penerima manfaat bansos untuk mandiri, dan ternyata beliau bisa," katanya.

Capaian Ketut, menurut Mensos adalah hal yang harus ditiru oleh para mahasiswa. Mereka diharapkan bisa terpacu dengan apa yang telah dicapai Ketut dan diharapkan tidak pantang menyerah. "Kalian pasti bisa. Jangan menyerah," kataMensos penuh semangat.

Tak ingin semangat para mahasiswa redup dan terlihat sangat antusias mendengarkan paparan, Mensos juga mengkomparasi dengan kelompok disabilitas yang sukses dalam berbagai bidang. Mensos bercerita bahwa banyak penyandang disabilitas yang sukses. Meski kondisi tubuh memiliki keterbatasan namun mereka bisa maksimal dalam karyanya.

"Saya punya beberapa kelompok penyandang disabilitas fisik seperti tuna netra, tuna wicara, tuna rungu maupun disabilitas fisik yang lain. Namun ketika mereka saya tampilkan dalam acara internsional, mereka luar biasa dan mendapatkan apresiasi yang juga luar biasa," katanya.

Karenanya, Mensos berkeinginan agar para mahasiswa yang tergabung dalam KMHDI ini bisa mencontoh apa yang dikemukakan dan sebagai pemacu semangat untuk sukses.

"Kalian harus bersyukur karena terlahir sempurna. Kalian harus bisa, jangan menunggu tapi harus berbuat. Jangan berharap untuk menunggu pekerjaan dan berdiam, harus berusaha. Seperti PENA yang mengangkat derajat banyak penerima bansos untuk mandiri dan merdeka. Mereka tidak lagi sebagai penerima bansos tapi bisa menyediakan lapangan pekerjaan. Kalian pasti bisa," kataMensos yang disambut gemuruh tepuk tangan para mahasiswa yang antusias mendengarkan paparan dan kisah inspiratif dari Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Indonesia-Arab Saudi Perluas Kerja Sama Sektor Transportasi

25 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Luar Negeri
Indonesia-Arab Saudi Perlua...
Megapolitan
Disperindag: Harga Komodita...

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Purwokerto Mulai Naik

47 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Sejumlah Kebutuhan Po...
Ekonomi
Menkeu Purbaya Pastikan Tak...
Nasional
Kejati Sumbar Bantah Tuding...
DPR Usul Agar Pemerintah Susun Standar Nasional Pengasuhan di Pesantren untuk Cegah Kekerasan

DPR Usul Agar Pemerintah Susun Standar Nasional Pengasuhan di Pesantren untuk Cegah Kekerasan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.