Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kolaborasi Lintas Generasi dan Jejaring Jadi Kunci Kemajuan Bersama Alumni SMAN 8 Jakarta

📅 Senin, 06 Nov 2023, 21:29 WIB | Oleh:
Kolaborasi Lintas Generasi dan Jejaring Jadi Kunci Kemajuan Bersama Alumni SMAN 8 Jakarta Doc: istimewa
Ket. Acara ‘Duduk Bareng Kandidat dan Alumni’ digelar di Jakarta, Minggu (5/11).

JAKARTA - Kolaborasi yang sinergis para pihak keluarga besar SMAN 8 Jakarta atau Smandel sudah menjadi keharusan. Begitu juga penguatan atas jejaring atau networking mendesak untuk dilakukan, mengingat beragam profesi para alumni Smandel; ada yang militer, politisi, pengusaha, cendikia, dokter, pendidik, dan sebagainya jika bisa dirangkai bersama menjadi sesuatu kekuatan, alangkah hebatnya.

"Jadi, kolaborasi lintas generasi adalah kunci untuk memperkuat ikatan alumni Smandel karena di setiap dekade mempunyai kebutuhan yang berbeda maka dari itu kolaborasi lintas generasi perlu diperkuat untuk membangun Ikatan Alumni Smandel (IAS) yang solid," ujar Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan),Letjen TNI (Purn) M Herindra dalam acara 'Duduk Bareng Kandidat dan Alumni' yang digelar di Jakarta, Minggu (5/11).

Menurut siaran persnya, Herindra yang alumni SMAN 8 Jakarta tahun 1983 merupakan kandidat Ketua Umum Ikatan Alumni SMAN 8 Jakarta. Acara Duduk Bareng yang dimoderatori oleh founder Bahasa Global, Shirley Oroh alias Keke, yang juga alumni tahun 2001 dihadiri ratusan alumni dan diisi tanya jawab berkualitas.

Sebelum memaparkan visi-misinya, Herindra mengungkapkan kebanggaannya sebagai salah satu alumni SMAN 8 Jakarta yang terletak di Taman Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.

"Saya bangga banget karena lulus dari SMAN 8 Jakarta. Kalau ada rapat-rapat di pemerintahan, dan ketika saya ditanya mengenai latar belakang pendidikan, Pak Herindra lulusan dari mana? Saya jawabnya SMAN 8 Jakarta. Yang mendengar jawaban saya langsung bilang, ohh pantes (maksudnya pinter-red)."

Dalam acara Duduk Bareng yang dihadiri alumni lintas angkatan dari alumni tahun 1960-an hingga alumni tahun 2020-an, dan perwakilan komunitas, Herindra menyampaikan pokok pikiran atau visi misinya bila menjadi Ketua umum IAS periode empat tahun mendatang.

Herindra mengatakan akan berusaha meningkatkan kreativitas dan prestasi alumni terutama di komunitas, mengingat saat ini ada 21 komunitas di antara alumni.

"Insyaallah tahun depan kita akan buat acara besar di bidang olah raga dan seni. Mungkin kita akan gelar turnamen golf dan juga event musik. Kelebihan dana dari acara tersebut akan kita alokasikan untuk dana abadi IAS dan untuk kepentingan alumni," ujar Herindra menjawab pertanyaan hadirin.

Dalam kesempatan ini, Herindra mengingatkan juga agar para alumni tidak lupa akan almamater, sekolah tercinta SMAN 8 Jakarta.

"Jas Merah, jangan lupa pada sejarah. Artinya kita tidak boleh melupakan sumbangsih sekolah pada kemajuan kita. Selain itu kita sebagai alumni jangan sampai lupa pada sekolah, pada SMAN 8. Kita harus jaga, agar SMAN 8 tetap jadi SMA terbaik di Jakarta maupun nasional," kata Herindra sambil meminta para alumni untuk bergandengan tangan demi nama baik IAS ke depan.

Dengan segala potensi yang ada, Herindra berharap, branding SMAN 8 Jakarta naik, tidak hanya nama SMA-nya bagus, tapi alumni juga profesional, kompeten, dan punya kepedulian pada sesama alumni, sekolah, dan lingkungan.

"Saya butuh masukan-masukan yang keren, dan tentunya dukungan serta kerja sama semua alumni untuk keberhasilan IAS dan kita semua," tambah Herindra.

Ketua steering committee (SC) Mubes IV IAS, Suradi dalam sambutan pembukaan mengatakan, acara Duduk Bareng ini berusaha menjaring masukan alumni untuk kemajuan perkumpulan IAS dan digelar dalam rangka Mubes IV. Selain itu memfasilitasi para alumni yang selama ini berpolemik di dunia maya untuklangsung mendiskusikan di forum ini.

Acara Duduk Bareng Kandidat dan Alumni dan kemudian nanti, Mubes IV alumni SMAN 8 ini didukung kalangan alumni yang menjadi pimpinan di sejumlah perusahaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.