Keseimbangan Neraca LNG Dijaga
📅 Senin, 06 Nov 2023, 08:40 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
JAKARTA - Pemerintah optimistis menjadi pemain kunci pasar produk gas alam cair (LNG) global. Sebab, data ekspor produk LNG RI ke sejumlah negara cenderung meningkat dalam beberapa waktu belakangan ini.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tutuka Ariadji, mengatakan strategi pemerintah saat ini adalah memenuhi kebutuhan gas dalam negeri dan menyeimbangkan dengan ekspor agar keekonomian tetap terjaga.
"Jadi kebutuhan dalam negeri terpenuhi, tapi keekonomian perusahaan, keekonomian lapangan itu juga terjaga. Yang menjamin keberlangsungan perusahaan itu atau keekonomian lapangan itu," jelas Tutuka dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Minggu (5/11).
Dia menyebut nilai ekspor produk LNG Indonesia dan Gas Pipa Indonesia di pasar dunia terus meningkat setelah pandemik Covid-19 pada 2020. Pada 2022, tercatat nilai ekspor LNG Indonesia secara total mencapai 6,6 milliar dollar AS, atau naik dari 4,6 miliar dollar AS pada 2021, sedangkan nilai ekspor gas melalui pipa Indonesia pada 2022 meningkat menjadi 3,13 milliar dollar AS dibandingkan 2021 senilai 2,84 milliar dollar AS.
Beberapa negara tujuan ekspor, seperti Tiongkok, Korea, Jepang, Taipei, dan Tiongkok terus menunjukkan konsistensi yang tinggi bahkan jumlah permintaanya terus meningkat. Tiongkok misalnya, sebagai negara yang paling besar kebutuhan energinya dibanding negara lain, sumber LNG tersebut paling banyak dipenuhi oleh Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Untuk Indonesia juga paling besar dia (Tiongkok), mengambilnya. Kemudian untuk natural gas export by pipeline dengan pipa, itu ke Singapura, pertama ke Singapura, kemudian ke Malaysia. Tentunya ini sudah memasukkan total penerimaan yang cukup besar jadi nilai ekspor ini kira-kira 6,6 miliar naik dari 4,6 miliar pada 2021 ya, untuk 2022," ungkap Tutuka .
Cadangan gas bumi nasional sampai saat ini cukup besar yakni sebesar 54.830,40 billions of standard cubic feet of gas (BSCF) atau 54,83 triliun standard cubic feet (TSCF) yang dinyatakan proven, probable, dan possible (3 P) dari lapangan migas yang tersebar dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.
Pemerintah, terangnya, terus berupaya meningkatkan cadangan dengan cara memberikan kemudahan dalam melakukan eksplorasi, baik dari segi komunikasi, proses penguasaan wilayah kerja, pengelolaan wilayah kerja, dan insentif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tutuka mengatakan, hingga Agustus 2023, tercatat volume pemanfaatan gas bumi domestik mencapai 3,725 billion british thermal unit per day (BBTUD). Sejak 2012 hingga saat ini, volume dan nilai pemanfaatan gas bumi untuk domestik lebih besar dibandingkan ekspornya. Dari total produksi 5.446,90 BBTUD, sekitat 68 persennya untuk dalam negeri.
Saat ini, pemanfaatan gas bumi terbesar adalah untuk sektor industri yakni sebesar 28,52 persen, kemudian pupuk sebesar 12,62 persen, dan disusul ketenagalistrikan sebesar 12,22 persen. Masih ada ruang untuk ekspor sebesar 23,43 persen dan gas pipa sebesar 8,18 persen.
Belasan Proyek
Deputi Eksploitasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Wahju Wibowo, menyampaikan SKK Migas juga menargetkan 11 proyek hulu migas untuk onstream pada 2023.
Proyek-proyek ini diharapkan akan menambah kapasitas produksi sebesar 19.077 barrel of oil per day (BOPD) dan 454 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). "Sebagian besar proyek tersebut akan onstream pada kuartal III dan kuartal IV pada 2023 dengan capex sebesar 709,2 juta dollar AS atau setara 10,64 triliun rupiah," ucapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!